Kendati hanya menduduki peringkat ketiga turnamen King's Cup 2022 di Chiangmai, Thailand percaya diri bakal meraih hasil bagus di Piala AFF akhir tahun ini dengan hadirnya sejumlah muka baru.
Thailand harus puas berada di peringkat ketiga dalam turnamen yang rutin mereka gelar tiap tahun. Thailand harus memperebutkan posisi ketiga setelah dikalahkan Malaysia 5-3 melalui adu penalti usai bermain imbang 1-1. Dalam perebutan tempat ketiga, Thailand bertemu Trinidad & Tobago, serta mencatat kemenangan 2-1.
“Setelah kami kalah dari Malaysia, semua orang merasa kecewa dan sedih, karena ini terjadi di King's Cup. Ini adalah turnamen yang digelar di Thailand, dan tentu kami ingin menjadi juara,” ujar manajer tim Nuanphan Lamsam dikutip Goal Thailand.
“Walau tidak berhasil ke final, kami tetap berkomitmen untuk menempati peringkat ketiga. Sebab hasil akhirnya akan memengaruhi peringkat FIFA. Kami berhasil bangkit dari kekecewaan, dan itu sesuatu yang bisa dibanggakan oleh tim nasional.”
Pada penyelenggaraan tahun ini, Thailand menghadirkan sejumlah muka baru, seperti bek Chatmongkol Rueangthanarot, gelandang Channarong Promsrikaew, dan striker Teerasak Poeiphimai.
Ketiga pemain itu masih masuk ke dalam kategori usia muda, karena belum melewati 21 tahun. Bagi Nyonya Pang, sapaan Nuanphan, performa para pemain muda ini sangat bagus, dan bisa menjadi bagian dari skuad Thailand di Piala AFF.
“Terlepas dari kemenangan melawan tim yang peringkatnya berada di atas kami, masih ada sesuatu yang bisa kami rayakan. Kita bisa lihat beberapa bintang baru muncul, dan bermain untuk tim senior pertama kalinya,” kata Nyonya Pang.
“Beberapa di antara mereka mulai menjadi pemain kunci tim. Ini sesuatu yang menggembirakan, karena setidaknya kami mulai generasi baru Thailand. Bisa saja mereka terpilih masuk ke skuad Piala AFF pada akhir tahun ini.”
Thailand berada di Grup A pada Piala AFF nanti, bergabung bersama Indonesia, Filipina, Kamboja, serta pemenang play-off antara Timor Leste dan Brunei Darussalam.
