PS HW UMY menciptakan sejarah saat menghadapi Persig Gunungkidul pada lanjutan Liga 3 Asprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Stadion Kridosono, Sabtu (20/11). Klub tersebut memainkan Widadi Karyadi, yang kini berusia 49 tahun.
Widadi menjadi pemain tertua yang bermain di kompetisi resmi Tanah Air. Di usianya yang hampir menginjak kepala lima, ia tetap sanggup bermain dan tampil kompetitif.
Bahkan, Widadi sanggup bertanding selama 90 menit. Pesepakbola kelahiran 12 Januari 1972 tersebut menyatakan mau turun kembali setelah berbicara dengan pelatih PS HW UMY Koco Pramono.
Koco dan Widadi, sempat berkolaborasi ketika membela PSIM Yogyakarta, pada medio 1990-an. Hal tersebut yang membuatnya yakin untuk bermain di PS HW UMY.
“Saya yang tua begini saja bisa, mengapa yang muda kalah. Saya ingin memotivasi anak-anak muda biar lebih semangat berjuang meraih mimpi di sepakbola,” kata Widadi, dikutip laman KR Jogja.
Meski sudah gaek, Widadi tetap penuh semangat dalam menjalankan latihan. Ia mengikuti semua instruksi yang diberikan tim pelatih untuk melakukan persiapan menghadapi pertandingan.
"Saya pokoknya berpedoman, intinya tidak malas latihan. Jaga kondisi, makan teratur. Intinya ya harus kerja keras,” ucapnya.
Lebih lanjut, Widadi menyampaikan belum ada pikiran untuk gantung sepatu. “Saya masih ingin jadi pemain tertua yang ada di Liga Indonesia. Saya masih bersemangat."
Sayang, di pertandingan tersebut PS HW UMY yang sempat unggul lebih dulu harus menelan pil pahit. Persig Gunungkidul menang dengan skor 2-1.
