Gabriele GravinaAFP

Gabriele Gravina: April Terlalu Cepat Untuk Memulai Kembali Serie A Italia

Presiden FIGC, Gabriele Gravina, mengatakan bahwa memulai kembali musim Serie A 2019/2020 pada April mendatang adalah hal yang tidak realistis.

Pemerintah Italia telah melarang semua pertemuan publik hingga 3 April nanti dalam upaya menekan penyebaran virus corona yang telah merusak sendi kehidupan negara tersebut.

Italia menjadi negara kedua terparah kedua di dunia (setelah Tiongkok) yang terpapar corona.

Seperti dilansir dari AFP pada Senin (16/3), total angka kematian akibat COVID-19 di Negeri Spaghetti tersebut menjadi 1.809 orang. Sementara jumlah infeksi telah mencapai 24.747!

Serie A terhenti pada Giornata ke-26 atau tersisa 12 pekan. Sejumlah opsi terkait penutupan musim menguak, salah satunya tanpa Scudetto.

“Saya tidak bisa mengesampingkan apapun saat ini. Termasuk ide untuk mengakhiri kompetisi musim ini,” ucap Gravina kepada Radio Anch'io Sport, , Senin (16/3).

“Jika tidak mungkin, kami akan mengambil keputusan lain. Tidak terkecuali untuk opsi menggunakan babak play-off.”

“Kami menerima [mandat pemerintah] hingga 3 April, tetapi itu terlalu dekat untuk memikirkan memulai kembali semua kegiatan, bukan hanya olahraga.”

“Untuk alasan ini, saya berpendapat untuk [memulai kembali Serie A pada] Mei mendatang. Meskipun ini juga merupakan tanggal referensi yang sepenuhnya teoretis [belum pasti],” tambahnya.

Kebetulan, Serie A sedang seru-serunya. Tiga tim masih berpeluang meraih Scudetto musim ini.

Juventus masih berada di puncak klasemen dengan 63 poin yang dikuntit Lazio di urutan kedua dengan selisih satu angka. Sedangkan Inter Milan menempati posisi ketiga dengan 54 poin plus satu pertandingan tunda.

Iklan
0