Gabriel Jesus Arsenal Leicester City 2022-23Getty Images

Gabriel Jesus Diminta Kurangi Koleksi Kartu Kuning

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengingatkan agar Gabriel Jesus menghindari kartu kuning ketika menghadapi Tottenham Hotspur dalam derbi London Utara, Sabtu (1/10) petang WIB, di Stadion Emirates.

Jesus menjadi sosok penting bagi Arsenal pada musim ini sejak didatangkan dari Manchester City. Empat gol yang dilesakkan Jesus di tujuh pertandingan turut membantu Arsenal memuncaki klasemen sementara.

Di lain sisi, performa Jesus yang keras membuat ia sudah mendapatkan empat kartu kuning. Bila di pertandingan melawan Tottenham dia diganjar kartu kuning, Jesus akan absen saat Arsenal menghadapi Liverpool.

“Ini keseimbangan yang tipis. Itu sudah sifatnya, dia sering mendapat banyak kontak, dan menempatkan kaki dan tubuhnya dalam setiap situasi rawan,” ujar Arteta dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman resmi klub.

“Dia sedikit kurang beruntung dengan jumlah kartu kuning yang dia peroleh. Beberapa dari mereka tidak bisa kami cegah, karena berkaitan dengan disiplin. Tapi kami pasti ingin menghindarinya.”

Duel melawan Tottenham pun diprediksi panas, dan sarat emosi, sehingga Jesus diperkirakan bisa mendapatkan kartu kuning lagi. Kendati demikian, Arteta meyakini Jesus semakin matang, dan bisa memetik pelajaran dari beberapa laga sebelumnya.

“Ini adalah konteks yang berbeda. Kami masuk ke pertandingan dengan keadaan berbeda dalam hal pemain yang tersedia, dan apa yang terjadi selama pertandingan. Anda bisa mengambil pelajaran, dan mempelajarinya,” imbuh Arteta.

Pertemuan Arsenal dengan Tottenham juga bakal menghadirkan adu ketajaman antara Jesus dan Richarlison. Di saat Jesus absen memperkuat Brasil di dua laga uji coba, Richarlison justru menorehkan tiga gol untuk tim Samba.

“Pertama-tama, pahami bagaimana perasaan mereka, bagaimana mereka menerima pemberitaan, bagaimana berita itu memengaruhi mereka, bagaimana kita dapat menggunakannya untuk membantu mereka untuk menjadi keuntungan buat mereka,” tutur Arteta.

“Satu-satunya hal yang bisa dia lakukan adalah bermain di level yang dia mainkan, atau lebih baik, dan membuat segalanya lebih sulit bagi tim nasional [dalam memanggil pemain].”

Iklan
0