Berita Live Scores
CONMEBOL Libertadores

Gabigol Terlahir Kembali, Siap Bawa Flamengo Akhiri Puasa Gelar Copa Libertadores

15.37 WIB 21/08/19
Gabigol CSA Flamengo Brasileirão Série A 12062019
Sudah 38 tahun lamanya Flamengo tak merasakan titel Copa Libertadores, tapi kehadiran striker Inter ini bisa mengubah peruntungan mereka.

Sebagai salah satu klub terbesar di Brasil dan Amerika Selatan, Flamengo tak punya kiprah mengesankan di Copa Libertadores.

Satu-satunya gelar di ajang ini diraih pada 1981 saat mereka dibintangi legenda Brasil Zico. Bahkan di tahun yang sama, klub yang berbasis di Rio de Janeiro ini sukses melibas Liverpool 3-0 di Piala Interkontinental untuk menjadi juara dunia.

Sejak itu, Flamengo tidak pernah mengulangi kesuksesan internasional semacam itu dan hanya berjaya di level domestik. Namun, pada tahun ini Flamengo berpotensi mengakhiri puasa gelar Copa Libertadores. Menariknya, Gabriel Barbosa dipandang sebagai sosok yang bisa mewujudkan impian besar itu.

Pemain yang lebih dikenal dengan nama Gabigol ini bukan nama asing di Eropa. Digadang-gadang sebagai penerus Neymar saat pindah dari Santos ke Inter pada 2016, nasib Gabigol ternyata mengenaskan. Ia jarang bermain bagi Nerazzurri sebelum dipinjamkan ke Benfica yang juga tidak sukses.

Kurang dari dua tahun sejak kepindahan hebohnya ke Italia, Gabigol kembali ke Santos dengan status pinjaman. Sang penyerang muda pun kembali ke bentuk terbaik dan menemukan kembali kepercayaan diri, terbukti dengan torehan 27 gol di semua kompetisi musim 2018. Status topskor Serie A Brasil turut diklaimnya.

Satatistik menawan itu tetap tidak meyakinkan Inter untuk memulangkannya ke San Siro. Justru rival Santos, Flamengo, yang kepincut dan sukses mengamankan servisnya di musim 2019 dengan status pinjaman dari Inter.

Kedatangan penyerang 22 tahun itu hanyalah sebagian dari proyek ambisius Flamengo. Selain merekrut Gabigol, Flamengo juga memboyong sejumlah bintang berbakat Amerika Latin seperti Rodrigo Caio, Bruno Henrique, dan Giorgian De Arrascaeta.

Terbaru, mereka sukses membawa pulang dua bek sayap ternama Eropa, yakni Filipe Luis dari Atletico Madrid dan Rafinha dari Bayern Munich. Jangan lupa, eks bos Benfica Jorge Jesus kini duduk di kursi pelatih. Flamengo sedang tidak main-main demi menggenjot prestasi di dalam dan luar negeri.

Hasilnya memang tidak mengecewakan. Setelah merengkuh trofi lokal Campeonato Carioca, Flamengo saat ini bertengger di urutan kedua Serie A dan sudah melangkah ke perempat-final Copa Libertadores. Mereka sudah dinanti sesama tim Brasil, Internacional, pada leg pertama di Maracana, Rabu (21/8)

Namun, tanpa gol-gol dari Gabigol, mustahil bagi Flamengo melangkah sejauh ini. Ia punya rataan satu gol per laga di Serie A, dengan mengemas 11 gol dari 11 penampilan. Lantas, brace krusial Gabigol membantu Flamengo bangkit dari defisit 2-0 kontra Emelec di babak 16 besar Copa Libertadores sebelum menang via adu penalti.

Tidak mengejutkan apabila Gabigol kini dikaitkan untuk kembali ke Eropa. AS Monaco dan Sevilla dikabarkan meminatinya di bursa transfer musim panas ini. Meski demikian, Gabigol menegaskan kerseriusannya untuk terus membela panji Flamengo.

"Fans kami bukan hanya menginginkan Libertadores, mereka juga menginginkan gelar juara dunia!" katanya kepada Globoesporte. "Mereka banyak menuntut. Tapi Flamengo sudah berjuang keras untuk meraih segalanya dalam beberapa tahun terakhir dan sudah sewajarnya mereka bersikap seperti itu."

Sayang, Gabigol akan absen di leg pertama melawan Internacional setelah mengalami cedera otot ketika membintangi kemenangan 4-1 atas Vasco da Gama akhir pekan lalu. Namun, ia diprediksi sudah fit 100 persen dalam leg kedua di Porto Alegre minggu depan.

Gabigol menyadari, dirinya adalah harapan terbaik bagi Flamengo untuk mengakhiri penantian juara Copa Libertadores selama nyaris empat dekade.