Manajer Chelsea Frank Lampard yakin Timo Werner akan segera mengakhiri paceklik golnya untuk klub dalam 11 pertandingan secara beruntun.
Werner, yang bergabung ke Chelsea dari RB Leipzig pada musim panas 2020 dengan nilai transfer £47,5 juta dan kontrak lima tahun, mencetak delapan gol dari 23 penampilan di berbagai ajang kompetisi, empat gol di antaranya dari 16 penampilan tercipta di Liga Primer Inggris.
Lampard berharap rekan-rekan Werner bisa membantu striker asal Jerman berusia 24 tahun itu dengan memberikan servis tepat di waktu yang tepat pula.
Performa Werner bertepatan dengan menurunkan penampilan The Blues secara umum, yang gagal memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir mereka.
Chelsea selanjutnya akan berjumpa dengan Manchester City di Stamford Bridge, Minggu (3/12) malam WIB, duel yang akan mempertemukan dua tim yang paling haus dalam penguasaan bola di Liga Primer.
Gaya permainan Pep Guardiola memungkinkan Werner untuk berkembang melalui serangan balik, namun Lampard menganggap anak asuhnya itu bisa efektif lawan tim dengan pertahanan lebih ke dalam.
"City akan menjadi permainan yang berbeda, tapi kami adalah tim yang berbasis penguasaan bola juga," ujar Lampard kepada wartawan.
"Kami umumnya akan memiliki bagian terbesar dari penguasaan bola dan kami umumnya menemukan beberapa tim dengan blok rendah melawan kami di periode terakhir, yang belum kami hancurkan dengan cukup baik."
"Saya pikir atribut Timo bisa sangat kuat dalam serangan balik, tapi ada banyak hal yang kami butuhkan di pertandingan lawan City, jadi kita akan lihat."
"Ia selalu menjadi senjata besar dalam [serangan balik] dan saya pikir dia akan menjadi senjata besar kami saat melawan blok rendah. Ia tajam, dan dia bisa melakukan finishing. Terkadang kami harus mendapatkan bola di area yang tepat."
Lampard yakin Werner akan menjadi pemain kunci lagi dengan berlatih secara bagus di balik layar.
"Setiap pemain melewati masa-masa sulit di depan gawang. Keindahannya adalah dia mendapat peluang, itu jelas sesuatu yang positif, dan kami tahun itu," ujar Lampard lagi.
"Saya menemukan pekerjaan di tempat latihan sebagai satu-satunya cara untuk mengubah itu, pekerjaan sederhana di tempat latihan dan pengulangan finishing, yang sekarang sedang dilakukan Timo."
"Ketika Anda bekerja seperti itu, ini adalah masalah waktu karena atribut alaminya akan membawa dia ke depan gawang dan menjauhkannya dari bek-bek lawan serta akan memberinya peluang-peluang itu lagi. Jika kepercayaan diri menurun karena menyia-nyiakan sejumlah peluang, itu adalah wajar saja."
"Tugas saya adalah membantu dia dengan kepercayaan diri dan menjadi positif serta mendorong ke arah yang positif. Gol-gol akan datang."


