Wander Luiz & Geoffrey Castillion - Persib BandungAlvino Hanafi

Format Liga 1 Tidak Berubah, Seluruh Pemain Wajib Vaksin

PT Liga Indonesia Baru (LIB), memastikan tidak ada perubahan format untuk Liga 1 2021/22. Kompetisi kasta teratas Tanah Air tersebut bakal digelar bubble to bubble dengan sistem enam seri dan tiga klaster.

Liga 1 2021/22, bakal dimulai pada 20 Agustus mendatang. Seluruh kontestan telah sepakat dengan tanggal pelaksanaan tersebut setelah menggelar rapat secara virtual dengan PT LIB dan PSSI, kemarin (4/8) malam WIB.

Tempat yang dipilih untuk menggelar pertandingan berada di zona hijau atau zona aman. PT LIB bakal melihat grafik penurunan angka kasus penyebaran virus corona untuk menentukan lokasinya.

Rencananya, seri pertama dilaksanakan di klaster Jakarta dan Jawa Barat. Kedua provinsi tersebut mengalami penurunan kasus virus corona semenjak pemerintah pusat menerapkan Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kemudian berganti nama jadi PPKM Level 4.

"Kami melihat dinamika perkembangan ke depan. Oleh karena itu, jadwal akan kami rilis satu pekan sebelum kick-off atau 13 Agustus 2021," kata direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita.

Ady Setiawan - PersebayaPersebaya Official

Selain itu, PT LIB mewajibkan seluruh pemain yang tampil di Liga 1 2021/22, sudah melakukan vaksin. Langkah itu diambil untuk memberikan rasa aman kepada semua pihak yang terlibat di kompetisi.

“Wajib vaksin, tentunya ada data yang bisa diverifikasi. Jadi, pemain asing pun wajib. Di Piala Menpora juga banyak pemain asing yang kami vaksin dan itu difasilitasi pemerintah," ucapnya.

"Kami sedang data ulang. pemain yang sudah divaksin siapa saja, yang belum siapa saja, yang baru sekali siapa saja, dan siapa yang sudah dua kali," ia menambahkan.

Protokol kesehatan ketat diterapkan selama bergulirnya Liga 1 2021/22. PT LIB akan rajin menggelar test swab untuk semua klub dan seluruh pertandingan dilangsungkan tanpa penonton.

Sebelumnya, Liga 1 2021/22, bakal dihelat pada 9 Juli lalu. Akan tetapi, PSSI dan PT LIB terpaksa menundanya karena kembali meroket penyebaran virus corona di Indonesia.

Iklan
0