Bambang Nurdiansyah - RANS Cilegon FCAlvino Hanafi

Fokus Utama Rans Cilegon FC Masih Tingkatkan Fisik Pemain

Pelatih Rans Cilegon FC Bambang Nurdiansyah, menyebut kondisi fisik anak asuhnya belum maksimal. Meski, telah melakoni pemusatan latihan (TC) di Bali, sejak beberapa pekan lalu.

Permasalahan tersebut yang dicoba benahi Bambang. Skuad Rans Cilegon FC bakal terus mendapat porsi latihan fisik lebih banyak dibanding dengan program yang lainnya.

Saat ini para pemain Rans Cilegon FC, sudah berada di Malang. Hamka Hamzah dan kawan-kawan bakal melanjutkan program TC yang sudah disusun.

Tak sekadar berlatih saja di Malang. Rans Cilegon FC juga bakal menggelar pertandingan uji coba melawan Arema FC pada 6 Juni mendatang, untuk mengukur kesiapan pemain.

"Dua pekan dari Malang materi latihan masih kombinasi fisik dan taktik, 50-50 persen. Nanti menjelang kompetisi porsinya sudah 80 persen taktik dan 20 persen untuk menjaga kondisi," kata Bambang.

Launching RANS Cilegon FCIstimewa

Sosok yang karib disapa Banur tersebut menilai keadaan para pemain mengalami perkembangan. Skuad Rans Cilegon FC penuh semangat walau mendapat latihan fisik yang berat. 

"Manajemen bisa membawakan suasananya dengan baik. Apalagi Raffi [Ahmad] jemput bola terus. Tim diajak makan-makan. Jadi para pemain juga senang," ucapnya.

Selain itu, Banur merasa tidak kecewa dengan hasil uji coba melawan Bali United, akhir pekan lalu. Dalam laga tersebut Rans Cilegon FC takluk satu gol tanpa balas.

Banur menjelaskan sejak awal tidak menargetkan kemenangan. Paling penting para pemain Rans Cilegon FC, bisa memetik pelajaran berharga dari uji coba melawan Bali United.

Terbukti, Banur menurunkan mayoritas pemain muda di pertandingan tersebut. Ia mau anak asuhnya mendapatkan jam terbang sehingga siap ketika Liga 2 musim ini dimulai.

"Mereka saya pasang supaya ada transfer ilmu. Ketika menghadapi tim Liga 1 dengan nama-nama yang mereka kenal, tidak perlu takut dan nanti jadi terbiasa," ujarnya. 

"Dengan begitu ketika nanti ketemu Dewa United atau Persis Solo, yang ada [pemain Liga 1], tidak usah minder," mantan juru formasi Persija Jakarta tersebut menambahkan.

Iklan
0