Skuad Persita Tangerang telah kembali berkumpul untuk menggelar latihan usai diliburkan selama satu pekan. Namun, belum semua pemain mengikuti latihan yang dilaksanakan di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (8/10).
Sirvi Arvani, M. Toha dan Hamka Hamzah, baru bisa gabung, Senin (12/10). Bukan hanya ketiga pemain itu saja yang absen, pelatih Persita Widodo Cahyono Putro, juga belum hadir.
Sebelum berlatih awak Persita, terlebih dahulu menjalani rapid test. Langkah tersebut untuk memastikan tidak ada yang terpapar virus corona karena penyebarannya masih belum berhenti.
"Banyak pemain yang baru pulang juga dari kampung halaman masing-masing. Dan sisanya juga menghabiskan masa liburan di area Jabodetabek. Jadi kami rasa perlu untuk mengecek kondisi imunitas seluruh anggota tim untuk memastikan semua dalam kondisi yang prima dan siap untuk kembali berkumpul untuk latihan," kata dokter Persita Agung Santosa dikutip laman resmi klub.
"Kami juga melakukan pengecekan tekanan darah dan kadar saturasi oksigen sebagai bagian dari protokol kesehatan di Persita yang kami lakukan setiap hari saat sebelum latihan," Agung menambahkan.
Para pemain Persita tidak langsung mendapat latihan berat. Samsul Arif dan kawan-kawan hanya berlatih ringan untuk melihat kondisi fisik selepas dikasih jatah libur.
"Tadi kami berlatih gym setengah lapangan. Tidak terlalu berat juga. Karena ini masih dalam proses adaptasi kondisi pemain setelah libur seminggu," ujar asisten pelatih Persita Francis Wewengkang.
"Syukur karena seluruh pemain yang hadir di latihan hari ini semua dalam kondisi sehat dan stabil juga secara fisik. Kemungkinan dalam minggu ini fokus program latihan memang masih dalam rangka mengembalikan kondisi pemain. Minggu depan baru kami masuk ke taktikal," Francis melanjutkan.
Goal IndonesiaTerkait kelanjutan pelaksanaan Liga 1 musim ini, manajer Persita I Nyoman Suryanthara, enggan berkomentar banyak. Ia memilih menanti keputusan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Semula lanjutan Liga 1 digulirkan pada 1 Oktober 2020. Akan tetapi, PSSI menundanya karena tidak keluar izin keramaian dari Kepolisian Republik Indonesia, akibat masih tinggi kasus virus corona di Tanah Air.
Saat ini PSSI sedang berupaya lanjutan Liga 1 bisa dilaksanakan pada bulan depan. Upaya tersebut belum tentu dapat terealisasi karena tergantung dengan kondisi penyebaran virus corona.
"Kita tunggu saja bersama keputusan dari federasi dan juga dari LIB selaku operator liga pastinya. Apa pun itu, kami hanya berharap semua keputusan sudah melewati pertimbangan yang matang, terutama terkait protokol kesehatan di masa pandemi virus corona seperti sekarang ini," turut Nyoman.
"Mulai dari kepastian jadwal, durasi kompetisi dan banyak hal teknis lainnya yang kami tunggu dalam waktu dekat ini karena pasti terkait dengan persiapan tim juga," Nyoman menambahkan.


