LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI SEMARANG
PSIS Semarang kemungkinan besar akan menurunkan pemain lapis kedua saat menghadapi Persijap Jepara di babak 64 Besar Piala Indonesia 2018, karena lebih berkonsentrasi mengamankan peluang bertahan di Liga 1.
Setelah menjamu Persib Bandung, Minggu (18/11), PSIS akan meladeni Persijap di Jepara empat hari kemudian di Piala Indonesia. Selang empat hari berikutnya, Mahesa Jenar bertandang ke Stadion Gelora Ratu Pamelingan untuk melawan Madura United.
Agenda padat ini memaksa PSIS harus memecah tim agar mereka bisa fokus di Liga 1. General manager Wahyu Winarto mengatakan, posisi PSIS masih bisa terkejar tim yang berada di zona rawan.
“Kami kemungkinan membagi tim menjadi dua. Tim utama akan kami fokuskan melawan Madura. Klasemen Liga 1 sangat rapat, sampai sekarang belum tahu siapa yang juara dan degradasi. Karena itu, PSIS fokus di Liga 1,” tegas pria dengan sapaan akrab Liluk ini.
Liluk menambahkan, PSIS menganggap laga sisa sebagai final, termasuk saat melawan Persib. Menurutnya, meski Persib dalam kondisi pincang, PSIS harus menaruh kewaspadaan tinggi.
“Memang tanpa [Jonathan] Bauman dan Febri [Hariyadi] menjadi angin segar buat kami, tapi kami tidak boleh lengah. Persib tim bagus, punya pemain di atas rata-rata,” kata Liluk.
“Tapi ini bagai pertandingan final bagi PSIS. Saya yakin anak-anak memiliki motivasi untuk mengalahkan Persib. Ini harus tetap dijaga, dan tidak terlalu percaya diri berlebihan. Dukungan penuh suporter akan menjadi suntikan semangat tersendiri.” (gk-18)
Goal Indonesia


