Barcelona melanjutkan awal musim sempurna di Liga Spanyol di bawah asuhan pelatih Jerman, Hansi Flick, setelah meraih kemenangan kelima secara beruntun dengan mengalahkan Levante 4-2, dalam laga yang mempertemukan keduanya di Stadion Ciutat de Valencia. Hasil itu membuat klub Catalan tetap kokoh di puncak klasemen dan memulai perjalanan baru untuk memecahkan salah satu rekor bersejarahnya.
Menurut laporan surat kabar Spanyol "Mundo Deportivo", Flick berupaya mengulang pencapaian musim pertamanya bersama Barcelona, ketika ia membawa tim meraih 7 kemenangan beruntun di awal liga, sehingga menyamai awal musim terbaik dalam sejarah klub, yang diraih Tata Martino pada musim 2013-2014.
Barcelona kini mengoleksi 5 kemenangan beruntun pada musim ini, sebuah pencapaian yang sebelumnya telah diraih tim sebanyak 5 kali lainnya sepanjang abad ke-21, yakni pada musim 2009-2010 di bawah asuhan Pep Guardiola, musim 2012-2013 bersama Tito Vilanova, musim berikutnya bersama Tata Martino, musim 2017-2018 di bawah kendali Ernesto Valverde, ditambah musim pertama Flick bersama tim.
Angka-angka mencolok itu tidak berhenti pada jumlah kemenangan, sebab Barcelona juga menonjol dengan kekuatan serangannya selama lima pekan pertama, setelah mencetak 21 gol, sehingga hanya berjarak dua gol dari rekor bersejarah klub, yang tercatat pada musim 1950-1951 di bawah asuhan pelatih Ferdinand Daučík, ketika tim mencetak 23 gol dalam 5 pertandingan pertama.
Musim itu menyaksikan gemilangnya penyerang legendaris Cesar Rodriguez, yang mencetak gol pada lima pertandingan pertama, sebelum mengakhiri musim dengan koleksi 29 gol dalam 27 pertandingan.
Adapun pada musim ini, duet Raphinha dan Lamine Yamal tampil menonjol dengan kuat, setelah masing-masing mencetak 6 gol selama 5 pekan pertama.





