Manchester United menginginkan striker seperti Roberto Firmino atau Son Heung-min, demikian kata Gary Neville yang meyakini bekas klubnya sudah tidak lagi mengandalkan gaya penyerang seperti Romelu Lukaku dan Diego Costa.
Red Devils menunjukkan tak lagi membutuhkan penyerang murni, terbukti dengan penjualan Lukaku pada musim panas tahun ini ke Inter Milan.
Sang striker internasional Belgia dilepas karena Ole Gunnar Solskjaer punya rencana tersendiri bagi tim.
Marcus Rashford dan Anthony Martial kini diminta untuk lebih banyak aktif menjadi penyerang, dengan United menekankan pentingnya pergerakan dengan kecepatan serta kerja sama tim.
Neville meyakini bahwa solusi terbaik bagi jangka panjang United, seperti yang terjadi di masa lalu, adalah tim tidak perlu hanya semata fokus pada unjuk ketajaman dalam meraih kesuksesan.
Eks bek kanan United tersebut mengatakan kepada Sky Sports: "Saya melihat Firmino ketika pertama datang ke Inggris, saya melihat [Mohamed] Salah ketika pertama di Chelsea, saya melihat [Sadio] Mane. Terkadang pemain harus berkembang menjadi apa yang mereka akan tuju."
"Saya pikir United menginginkan striker seperti Firmino, seperti Son di Tottenham. Saya pikir [Solskjaer] mengiginkan tipe pemain seperti mereka."
"Saya tidak berpikir ia menginginkan striker yang pada dasarnya bermain seperti Lukaku atau Costa. Saya tidak berpikir ia mencari tipe seperti itu. Saya pikir ia mencari tipe penyerang yang lebih lugas bergerak dalam formasi tiga atau dua striker."
"Saya pikir klub selalu memiliki striker yang bisa bermain berpasangan, yang bisa memberikan kontribusi tanpa bola."
"Saya akan menjelaskan tentang Ruud van Nistelrooy. Kami memenangkan lebih sedikit kompetisi bersamanya sebagai penyerang tengah ketimbang saat kami mendatangkan Louis Saha sebagai rekan Wayne Rooney."
"Ia [Saha] tidak setajam atau sebagus Ruud sebagai striker, tapi tim menjadi lebih baik. Dan itulah poin saya, saya tidak berpikir Ole menginginkan striker seperti itu, saya pikir ia menginginkan striker yang lugas bergerak."


