Sofyan Amrabat Fiorentina 2022-23Getty

Fiorentina Maafkan Sofyan Amrabat Yang Memaksa Hijrah Ke Barcelona

Pelatih Fiorentina Vincenzo Italiano mengaku telah memanfaatkan Sofyan Amrabat yang sempat mendesak manajemen agar segera dilepas ke Barcelona menjelang ditutupnya bursa transfer dua hari lalu.

Amrabat sempat menjadi bidikan Liverpool dan Atletico Madrid sepanjang bursa transfer musim dingin. Barcelona lalu ikut meramaikan beberapa hari menjelang penutupan bursa.

Di hari menjelang penutupan bursa, Amrabat lalu memberikan motivasi kepada Barcelona agar segera merekrut dirinya melalui media sosial. Sikap Amrabat ini membuat Fiorentina meradang.

Situasi ini membuat Italiano menempatkan Amrabat di bangku cadangan ketika Fiorentina mengalahkan Torino 2-1 pada pertandingan perempat-final Coppa Italia, Kamis (2/2) dini hari WIB. Amrabat akhirnya dimainkan pada menit ke-74.

Italiano mengutarakan, permintaan maaf yang disampaikan Amrabat kepada klub, jajaran pelatih, dan rekan satu tim membuat ia mengubah keputusannya 'menghukum' pemain asal Maroko tersebut.

“Amrabat terguncang oleh apa yang terjadi. Tetapi dia sudah meminta maaf, dan tahu dia harus memberikan segalanya hingga Juni. Dia adalah pemain top,” kata Italiano dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Football Italia.

“Satu-satunya situasi yang terjadi di menit-menit terakhir adalah Amrabat, yang benar-benar tersingkir dari sesi latihan [satu hari] sebelum laga. Tetapi ketika jendela transfer ditutup, semuanya beres.”

“Amrabat berdiri, dan meminta maaf. Bursa transfer adalah tragedi olahraga bagi para pelatih, jadi jauh lebih baik saat ditutup dan kami bisa fokus pada permainan.”

Kemenangan atas Torino membuat Fiorentina akan menghadapi Cremonese di semi-final. Cremonese melaju ke empat besar setelah menghentikan AS Roma dengan skor 2-1.

“Kami pantas meraih kemenangan, dan memenuhi target penting, yakni melaju ke semi-final. Kami menunjukkan konsentrasi yang luar biasa, mengembalikan pemain yang kami sempat absen, yang kemudian meningkatkan intensitas dan passing,” ucap Italiano.

Sementara itu, presiden Fiorentina Rocco Commisso mengakui ulah Amrabat menyakitkan bagi klub. Namun ia lega akhirnya sang pemain menyadari kesalahannya.

“Itu menyakitkan, tetapi semuanya berjalan seperti yang kami harapkan. Kami mengatakan sebulan yang lalu, tidak ada yang dijual, dan kami bersungguh-sungguh,” kata Commisso kepada Sport Mediaset.

Iklan
0