Kejuaraan J.League Cup pertama kali digelar pada 1992, yang artinya pada tahun 2021, ini, mereka memasuki usia ke-29. Tahun depan, J.League Cup yang kini bernama YBC Levian Cup akan berusia 30 tahun.
Melibatkan klub dari berbagai kasta kompetisi di Jepang, J.League Cup selalu dinilai memiliki gengsi tersendiri. Untuk musim 2021, J.League Cup sudah memasuki fase final, yang akan digelar 30 Oktober, di Stadion Saitama 2002.
Nagoya Grampus berhasil lolos ke final untuk kali pertama usai menumbangkan F.C.Tokyo pada semi-final, dengan agregat 4-3. Cerezo Osaka akan jadi lawan, usai menyingkirkan Urawa Red Diamonds dengan skor 2-1.
Lantas, bagaimana sejarah dari J.League Cup itu sendiri?
J.League Cup atau bisa disebut Piala Liga Jepang, kali pertama digulirkan pada 1992 sebagai kompetisi pemanasan jelang musim pertama Liga Jepang era J.League.
Sebanyak sepuluh tim pendiri J.League ambil bagian pada edisi perdana J.League Cup, dan akhirnya Verdy Kawasaki (sekarang Tokyo Verdy) berhasil menjadi jawara.
Di Jepang, ada tiga ajang sepakbola profesional, dan J.League Cup adalah salah satunya. Selain itu, tentu ada J.League, serta Piala Kaisar -- yang sebenarnya hampir mirip dengan J.League Cup.
Uniknya, format dari J.League Cup bisa bisa berubah-ubah setiap musim, bergantung pada jadwal laga Internasional seperti Olimpiade dan Piala Dunia, hingga jumlah tim di kasta teratas Liga Jepang musim itu.
Sempat pada edisi-edisi awal, J.League Cup melibatkan seluruh tim dari J1 League dan J2 League. Operator belum 'pusing' untuk melakukannya, karena jumlah peserta J1 dan J2 masih sedikit, hingga 2001.
Mulai tahun 2002 sampai 2017, J.League Cup hanya diperuntukkan bagi klub-klub kasta teratas saja, kemudian berubah lagi mulai 2018, pesertanya adalah tim-tim J1 League dan beberapa tim J2 tergantung format yang digunakan musim itu.
J.LeagueApa yang didapatkan dari J.League Cup?
Namanya turnamen atau kompetisi, tentu akan ada trofi yang diperebutkan. Selain itu, juara uang hadiah, sedangkan runner-up dan dua semi-finalis mendapat plakat penghargaan serta uang puluhan juta yen.
Tak hanya itu, sejak tahun 2007, pemenang J.League Cup akan lolos ke sebuah laga ekshibisi melawan juara Copa Sudamericana dari Amerika Selatan pada musim panas tahun berikutnya. Makanya, ajang ini dinilai cukup bergengsi.
Bagaimana sponsor J.League Cup?
Sejak digulirkan pada 1992, Yamazaki Biscuits (YBC) dari perusahaan Yamazaki Baking, perusahaan pembuat roti terbesar di dunia, jadi sponsor kompetisi sampai sekarang. Hal itu yang membuat J.League Cup kemudian dikenal dengan nama J.League YBC Levain Cup, Levain Cup (Levain adalah salah satu merk dagang YBC), atau Nabisco Cup sampai tahun 2016 lalu.
Siapa tim paling sukses di J.League Cup?
Tokyo Verdy yang dulu bernama Verdy Kawasaki boleh bangga karena berhasil jadi juara dalam tiga edisi perdana. Namun, Kashima Antlers jadi tim tersukses pada ajang ini, lewat sembilan kali tampil di partai final dan memperoleh enam kali gelar juara.
Musim lalu, F.C.Tokyo berhasil jadi juara dengan mengalahkan Kashiwa Reysol 2-1 di partai puncak dan meraih gelar J.League Cup ketiga mereka sepanjang sejarah. Musim ini mereka tersingkir di babak semifinal oleh Nagoya Grampus.
J.League Cup juga memberikan gelar MVP kepada Pemain Terbaik kompetisi musim itu, musim lalu gelar ini direbut oleh Leandro dari F.C.Tokyo. Selain itu, ada pula gelar New Hero Awards untuk pemain dengan usia di bawah 23 tahun yang memiliki kontribusi terbesar untuk tim musim itu. Ayumu Seko (Cerezo Osaka) jadi pemenang penghargaan ini musim lalu.
Apakah laga final J.League Cup 2021 bisa disaksikan di Indonesia?
Laga final J.League Cup 2021, Nagoya Grampus dan Cerezo Osaka, akan dihelat pada hari Sabtu (30/10), pukul 11.05 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung dan gratis di kanal YouTube J.league Internasional untuk penonton di Indonesia.
Daftar Juara J.League Cup:
6 gelar - Kashima Antlers
3 gelar - Tokyo Verdy, F.C.Tokyo
2 gelar - Urawa Red Diamonds, Jubilo Iwata, Gamba Osaka, JEF United Chiba, Kashiwa Reysol
1 gelar - Shimizu S-Pulse, Kawasaki Frontale, Yokohama F. Marinos, Oita Trinita, Cerezo Osaka, Shonan Bellmare.
J.League