OLEH DONNY AFRONI
Pelatih Fiji Christophe Gamel menjadikan duel melawan Indonesia pada pertandingan uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 2 September sebagai kesempatan menambah pengalaman para pemainnya.
Federasi sepakbola Fiji (FFA) telah memanggil 30 pemain untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan ini. Dari jumlah itu, empat diantaranya bermain di Fiji, yakni Scott Wara (Inggris), Shravan Sharama, Roy Krishna, dan kiper Krith Kumar (Selandia Baru). Mereka sudah menjalani pemusatan latihan (TC) sejak 19 Agustus di akademi FFA di Ba, dan akan diseleksi sebelum bertolak ke Indonesia.
SIMAK JUGA: Persija Batal Uji Coba Lawan Timnas Fiji
Pelatih asal Prancis itu mengaku tidak terlalu puas dengan materi pemain yang ada saat ini, namun ia akan berusaha maksimal memperbaiki performa tim. Kehadiran pemain yang berkarier di luar Fiji diharapkan bisa mendongkrak performa tim.
“Shravan menyatu dengan baik di tim. Begitu juga Krith yang pernah ditingkatkan lagi. Saya akan berbicara dengan staf pelatih kiper terkait pemain ini,” ujar Gamel dilansir laman resmi FFA.
SIMAK JUGA: September Tantang Timnas Indonesia, Ini Skuat Fiji
“Saya akan bekerja dengan materi yang telah diberikan kepada saya dalam rentang waktu yang singkat ini. Mereka masih muda, dan kami menghadapi tim yang sangat bagus.”
Uji coba melawan Indonesia menjadi bagian dari impian Fiji tampil di Piala Dunia 2026. Namun, Gamel berharap FFA meningkatkan kualitas liga demi mewujudkan ambisi itu. Menurutnya, program pelatnas jangka panjang hingga berbulan-bulan bukan metode ideal.
SIMAK JUGA: 2 September Timnas Indonesia Akan Uji Coba Kontra Fiji
“Sebelumnya, mereka menggelar TC selama enam hingga delapan bulan. Jika itu efektif, pasti banyak yang melakukannya. Tapi di sepakbola tidak seperti itu. Anda harus bisa bermain konsisten, dan menyiapkan kompetisi,” imbuh Gamel dinukil laman konfederasi sepakbola Oseania (OFC).
“Untuk jangka panjang, kami fokus lolos ke Piala Dunia 2026. Sudah terlalu lama Fiji tidak melakukan pertandingan uji coba. Saya merancang uji coba ini agar persiapan kami jauh lebih baik.”





