FBL-WC-2026-MATCH73-RSA-CANAFP

Diterjemahkan oleh

FIFA Menugaskan Wasit yang Kontroversial untuk Memimpin Pertandingan Argentina vs Swiss

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah menunjuk wasit asal Portugal, João Pinheiro—yang memiliki riwayat kepemimpinan kontroversial di Liga Champions—untuk memimpin pertandingan yang dinantikan antara Argentina dan Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City.

Penunjukan Pinheiro (38 tahun) sebagai wasit pertandingan ini dilakukan meskipun ia sempat memicu kontroversi besar pada semifinal Liga Champions musim lalu, ketika ia mengabaikan penalti yang jelas untuk Bayern Munich melawan Paris Saint-Germain setelah pelanggaran tangan yang jelas oleh João Neves di dalam kotak penalti, di tengah protes keras dari para pemain Bayern dan staf pelatih mereka. 

Namun, yang menarik menurut surat kabar Argentina “tycsports” adalah bahwa ruang “VAR” tidak memintanya untuk meninjau ulang adegan tersebut, sebuah insiden yang hingga kini masih memicu kemarahan para penggemar Jerman.

Rekam jejak Pinheiro yang kontroversial tidak berhenti sampai di situ. Dalam penampilan perdananya di Piala Dunia kali ini, ia memimpin pertandingan antara Swiss dan Bosnia pada babak penyisihan grup, yang berakhir dengan skor 4-1, dan selama pertandingan tersebut ia mengeluarkan tiga kartu kuning serta satu kartu merah langsung kepada bek Tarik Mehrić, dalam pertandingan yang digambarkan sebagai “penuh ketegangan dari segi wasit”.

Pineiro telah menjadi sosok yang tidak asing lagi di ajang-ajang sepak bola besar Eropa sejak debutnya di Liga Champions musim 2022/2023. 

Ia memulai karier wasitnya di Liga Portugal pada tahun 2015, sebelum menjadi wasit internasional pada 2016. Ia juga memimpin final UEFA Super Cup antara Paris Saint-Germain dan Tottenham pada Agustus lalu, di mana ia mengeluarkan empat kartu kuning.

Pertandingan antara Argentina dan Swiss akan menjadi yang pertama baginya bersama “La Albiceleste” dalam kariernya, sementara ia sebelumnya pernah memimpin pertandingan Swiss di babak penyisihan grup. Ia juga memimpin pertandingan Kanada melawan Afrika Selatan di babak 32 besar, dan mengeluarkan dua kartu kuning.

Keputusan “FIFA” untuk menugaskan Pineru memimpin pertandingan sebesar perempat final kembali memicu pertanyaan, terutama karena pertandingan ini mempertemukan juara dunia dan juara bertahan dengan timnas Swiss yang sebelumnya pernah dipimpin oleh wasit asal Portugal dalam pertandingan yang diwarnai kartu merah langsung dan empat gol.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google