Tak sampai setahun lagi Piala Dunia U-20 dilangsungkan di Indonesia. Akan tetapi, sampai sekarang FIFA belum menentukan stadion yang digunakan untuk menggelar pertandingan ajang tersebut.
FIFA sebenarnya telah mengagendakan datang ke Indonesia untuk finalisasi stadion Piala Dunia U-20, pada Maret lalu. Namun, kunjungan tersebut dibatalkan karena pandemi virus corona.
Oleh karena itu, Plt sekjen PSSI Yunus Nusi berharap FIFA, menentukan kembali waktu kedatangan ke Tanah Air. Hal ini agar pihaknya bersama pemerintah Indonesia dapat secepatnya membenahi kekurangan yang ada di stadion dan fasilitas penunjang untuk Piala Dunia U-20.
"Harapan kami FIFA bisa datang ke Jakarta. Begitu pun mereka, karena sudah masuk dalam programnya. Tapi apa boleh buat situasi pandemi virus corona ini menjadi penghalang," ujar Yunus.
Getty Images"Kami masih tetap belum menentukan lapangan-lapangan itu, walaupun kami sangat butuh sekali untuk mengejar itu. Tetapi kami diminta untuk sedikit bersabar," Yunus menambahkan.
PSSI mendaftarkan sepuluh stadion untuk Piala Dunia U-20. Mulai dari Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Pakansari, Stadion Manahan, Stadion Mandala Krida, Stadion Gelora Bung Tomo, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Stadion Patriot, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Jakabaring, dan Stadion Wibawa Mukti.
Hanya saja berdasarkan surat tanggal 14 April 2020, yang ditandatangani Chief Tournament and Event Officer FIFA, Colin Smith, ada enam kota yang diutamakan untuk menggelar laga Piala Dunia U-20. Keenam kota itu yakni Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya dan Bali.
Piala Dunia U-20, dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei sampai 12 Juni 2021. PSSI terus melaporkan perkembangan terbaru kepada FIFA terkait penyelenggaraan ajang tersebut.
