Arema KanjuruhanGetty Images

FIFA & AFC Datang Ke Indonesia Bukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Perwakilan FIFA dan AFC bakal mengunjungi Indonesia pada pekan depan. Kedatangan mereka bukan untuk melakukan investigasi tragedi Kanjuruhan, melainkan mengasih dukungan kepada PSSI.

Tragedi Kanjuruhan menjadi sejarah kelam sepakbola Tanah Air. Insiden nahas tersebut terjadi selepas pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam WIB.

131 orang dinyatakan meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan. Sedangkan ratusan lainnya tengah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit.

Pemerintah pusat bergerak cepat untuk menuntaskan tragedi Kanjuruhan dengan membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD dipercaya sebagai ketua.

"Per hari ini, bisa saya sampaikan bahwa FIFA dan AFC akan mengirimkan delegasinya, representasinya, untuk datang ke Indonesia, memberikan dukungan pendampingan. Bukan investigasi. Jadi untuk duduk bersama PSSI untuk mendengarkan secara langsung bagaimana kejadiannya," kata wakil sekjen PSSI Maaike Ira Puspita, di Jakarta, Rabu (5/10).

"Kemudian memberikan dukungan dan ada salah satu presiden federasi yang akan datang untuk memberikan dukungan. Jadi PSSI ini di tengah posisi yang sulit untuk dihadapi dalam tragedi, tapi kita masih mendapatkan dukungan luar biasa dari induk organisasi kita, dari AFC, dan juga federasi lain," Ira menambahkan.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah mengumumkan penghentikan Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara waktu. TGIPF sedang bergerak untuk mencari titik terang insiden tersebut.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan TGIPF untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan. Tidak boleh ada yang ditutupi sama sekali dalam insiden tersebut.

0