Feyenoord tidak akan membawa suporter dalam dua laga tandang berikutnya, keputusan ini diambil manajemen klub menyusul insiden akhir pekan lalu di Leeuwarden saat menghadapi SC Cambuur (2-5).
Minggu lalu situasi di Leeuwarden benar-benar kacau. Suporter Feyenoord menembakkan roket kembang api dari tribun tim tamu, yang mengenai orang-orang di tribun kandang Cambuur. Mereka harus mendapat perawatan dari petugas pertolongan pertama.
"Feyenoord tidak akan membawa suporternya sendiri dalam dua pertandingan tandang berikutnya di Eredivisie. Manajemen klub telah memutuskan hal ini menyusul insiden kembang api di Leeuwarden pada Minggu lalu yang banyak dibicarakan dan sama sekali tidak dapat diterima," bunyi pernyataan tersebut.
"Ini berarti tim asuhan pelatih Giovanni van Bronckhorst harus bermain dua kali di kandang lawan tanpa dukungan dari suporternya sendiri," tutup Feyenoord.
Artinya, tidak akan ada suporter tandang yang hadir dalam pertandingan Feyenoord melawan NEC dan PEC Zwolle.
Saat ini Feyenoord masih berdiskusi dengan otoritas keamanan setempat mengenai kemungkinan tindakan tambahan untuk laga kandang melawan ADO Den Haag akhir pekan mendatang.



