Feyenoord dan Robin van Persie resmi berpisah mulai saat ini, demikian dilaporkan oleh Voetbal International dan De Telegraaf, mengutip Feyenoord Transfermarkt. Konfirmasi resmi dari klub akan segera menyusul.
Alasan resmi di balik kepergian Van Persie belum diumumkan. Direktur teknis Dévy Rigaux memang sudah memberikan sinyal kurang dari seminggu yang lalu, dengan menolak mengonfirmasi pada konferensi pers bahwa Van Persie akan tetap menjadi pelatih Feyenoord musim depan.
“Kami akan menganalisis musim lalu terlebih dahulu, lalu mengambil keputusan,” kata Rigaux. “Kami akan mengambil waktu untuk keputusan tersebut. Kami tidak menetapkan batas waktu. Jika sudah jelas ke mana kami ingin pergi, kami akan mengambil keputusan.”
Direktur Umum Robert Eenhoorn, yang kritis terhadap jumlah poin yang diraih di Eredivisie (65), juga tidak ingin menetapkan batas waktu bagi dirinya dan Rigaux. “Masih akan memakan waktu sebelum kami mengambil keputusan mengenai hal itu.”
Kini sudah jelas bahwa Van Persie tidak akan lagi berada di pinggir lapangan di De Kuip, tempat ia menjadi pelatih selama satu setengah tahun. Pada musim lalu, mantan penyerang ini membawa timnya ke peringkat kedua dan lolos langsung ke fase grup Liga Champions musim depan.
Meskipun Van Persie membawa timnya ke ajang bergengsi, kritik terhadap dirinya selama musim ini seringkali tidak segan-segan. Permainan tim seringkali di bawah standar dan peluang juara pun segera sirna.
Di Liga Europa, Feyenoord mencatatkan kampanye yang sangat mengecewakan. Sama seperti tim-tim Belanda lainnya di turnamen tersebut, Go Ahead Eagles dan FC Utrecht, tim asal Rotterdam ini tersingkir di fase grup.


