Feyenoord telah mendapat lampu hijau dari Otoritas Konsumen & Pasar (ACM) untuk akuisisi De Kuip. Dengan demikian, langkah formal terakhir menuju penggabungan klub sepak bola dan stadion tersebut telah diambil.
Pada awal Juni, dalam rapat anggota yang diselenggarakan secara mendadak, disetujui perubahan anggaran dasar yang memungkinkan Feyenoord memperoleh mayoritas saham. Secara total, hal ini mencakup kepemilikan sebesar 95 persen atas stadion tersebut.
Untuk menyelesaikan proses akuisisi ini, masih diperlukan persetujuan dari ACM. Sebagai otoritas pengawas, ACM menilai apakah persaingan di pasar tetap terjamin dengan baik dalam kasus merger dan akuisisi berskala besar. Kini setelah persetujuan tersebut diberikan, akuisisi ini dapat diselesaikan secara resmi.
Penawaran saham ini melibatkan dana sebesar hampir 3,7 juta euro. Dana tersebut akan langsung digunakan untuk pemeliharaan yang diperlukan di De Kuip. Selain itu, Feyenoord telah sepakat untuk menginvestasikan antara tiga hingga lima juta euro setiap tahun selama sepuluh tahun ke depan untuk pemeliharaan dan perbaikan stadion.
Hal ini ditambah dengan sewa tahunan sebesar sekitar lima juta euro. Selama periode sepuluh tahun, ini berarti, di luar biaya sewa, total investasi sebesar 41,5 juta euro untuk stadion tersebut. Selain itu, Feyenoord dilarang menjual sahamnya di De Kuip kepada pihak lain selama tiga tahun ke depan.
Bulan lalu, jajaran direksi baru juga mengumumkan rencana masa depan untuk stadion tersebut. Di antaranya, Feyenoord berencana menambah 10.000 kursi penonton, membangun gerbang masuk baru, meningkatkan fasilitas kuliner, serta menangani secara menyeluruh pemeliharaan yang tertunda.
Pembongkaran total De Kuip dan pembangunan stadion baru secara resmi masih menjadi salah satu opsi, meskipun saat ini fokus utama tetap pada renovasi dan modernisasi stadion yang ada, seperti yang dilaporkan Rijnmond sebelumnya. Direktur Stadion De Leeuw menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, berbagai upaya telah dilakukan, antara lain analisis teknis terhadap konstruksi, perhitungan keuangan, dan rencana pengembangan kawasan di sekitar stadion.
Proses-proses tersebut akan dikembangkan lebih lanjut dalam waktu dekat. Sebelum keputusan akhir diambil, pihak manajemen akan terlebih dahulu berdiskusi dengan berbagai pihak terkait dan para ahli.



