Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Eredivisie: Feyenoord Rotterdam v ADO Den Haag Rotterdam - Tsuyoshi Watanabe of Feyenoord Rotterdam looks dejected after conceding a goal (0-2) during the fourth competition round of the 2026 2027 Eredivisie season. The match is set between Feyenoord Rotterdam and ADO Den Haag at De Kuip on 30 August 2026 in Rotterdam, The Netherlands. (Hero Images Yannick Verhoeven) Copyright: xYannickxVerhoevenxImago

Diterjemahkan oleh

Feyenoord membuang poin berharga melawan ADO Den Haag meski sempat bangkit

Feyenoord kehilangan poin yang sangat berharga pada Minggu sore saat menghadapi ADO Den Haag. Tim asuhan Giovanni van Bronckhorst itu hanya bermain imbang 2-2 melawan tim promosi yang masih nirpoin di De Kuip, dan bahkan harus bangkit dari ketertinggalan 0-2. Ayase Ueda dan Anis Hadj Moussa memang mencegah kekalahan lewat gol-gol mereka di babak kedua.

Bahkan sebelum kick-off, Feyenoord sudah mendapat pukulan. Jeremiah St. Juste mengalami cedera saat pemanasan, sehingga Javi López menjalani debut sebagai starter dan Mika Mármol digeser ke pusat pertahanan. Tim asal Rotterdam itu kemudian memulai laga dengan banyak penguasaan bola dan menciptakan ancaman pertama melalui Gaoussou Diarra.

Meski demikian, justru ADO yang secara mengejutkan unggul lebih dulu pada menit ke-12. Oussama Targhalline begitu saja kehilangan bola, lalu tim tamu melakukan transisi dengan sangat cepat dan Nigel Thomas menuntaskan gol untuk mengubah skor menjadi 0-1. Bagi penyerang kelahiran Rotterdam itu, ini adalah gol pertamanya musim ini.

Feyenoord kemudian mencoba memperbaiki keadaan dan memiliki cukup banyak peluang untuk melakukannya. Ueda menanduk bola melebar, melihat golnya dianulir karena offside, lalu berdiri bebas sendirian di depan Kilian Nikiema pada menit ke-29, tetapi kiper ADO itu menggagalkan gol penyama kedudukan. Gjivai Zechiël juga menguji Nikiema, sementara Feyenoord setelah 40 menit sudah mencatatkan 72 persen penguasaan bola dan sebelas percobaan tembakan.

Meski mendominasi, Feyenoord tetap masuk turun minum dalam keadaan tertinggal, lalu Van Bronckhorst melakukan perubahan dengan memasukkan Sem Steijn menggantikan Diarra. Steijn langsung menghadirkan ancaman dan membentur tiang tak lama setelah babak kedua dimulai usai menerima umpan dari Ueda. Namun, tidak lama kemudian Feyenoord kembali mendapat pukulan.

Sekou Sylla membuat skor menjadi 0-2 pada menit ke-53 setelah sebuah serangan ADO yang fantastis, dengan melepaskan tembakan rendah ke sudut gawang dari tepi kotak penalti. Kiper Tjark Ernst tidak memberikan kesan yang meyakinkan dalam momen itu. Bagi Sylla, yang lahir di Schiedam dan merupakan pemain internasional Guinea, itu adalah gol pertamanya di Eredivisie bersama ADO.

Setelah itu Feyenoord harus mengerahkan segala upaya dan akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62. Ueda mendapat ruang di dalam kotak penalti dan menceploskan bola dari jarak dekat untuk membuat skor menjadi 1-2, setelah itu Van Bronckhorst juga memasukkan Shaqueel van Persie. ADO sempat mendapat peluang besar untuk menjadikan skor 1-3 melalui Illaijh de Ruijter, tetapi kontrol bolanya mengecewakannya pada momen penentuan.

Di sisi lain, Hadj Moussa lebih dulu mengenai tiang gawang sebelum akhirnya mencetak gol pada menit ke-72. Pemain Aljazair itu bergerak ke dalam dari sisi kanan dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dibendung ke belakang Nikiema untuk mengubah skor menjadi 2-2. Feyenoord tidak mampu lagi memaksakan gol kemenangan pada sisa pertandingan dan karena itu harus puas dengan hasil imbang yang sangat mengecewakan melawan ADO yang sebelum duel ini belum meraih satu poin pun.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google