Saga transfer Givairo Read tampaknya telah memasuki babak baru. Setelah Voetbal International pada Senin melaporkan bahwa Feyenoord dan kubu sang bek kanan berseberangan soal sebuah kesepakatan di masa lalu, kini Feyenoord Transfermarkt datang dengan informasi baru mengenai situasi tersebut.
Menurut Martijn Krabbendam dari Voetbal International , kebuntuan itu muncul karena mantan direktur Feyenoord Dennis te Kloese disebut telah memberi tahu pihak Read bahwa biaya transfer sekitar 25 juta euro akan cukup untuk memungkinkan sebuah transfer. Namun, menurut media tersebut, direktur teknis Dévy Rigaux tidak merasa terikat dengan kesepakatan lisan itu dan menginginkan setidaknya 30 juta euro.
Namun, Feyenoord Transfermarkt yang biasanya terinformasi dengan baik menggambarkan situasi yang berbeda. Tidak ada kesepakatan lisan, melainkan sebuah kesepakatan yang benar-benar telah dituangkan secara tertulis.
"Transfer Givairo Read ke Nottingham Forest tampaknya memang akan terjadi. Seperti yang sebelumnya kami laporkan secara eksklusif, biaya transfer yang telah disepakati sebelumnya berjumlah sekitar 25 juta euro. Jumlah itu saat itu dituangkan secara tertulis oleh seorang direktur Feyenoord dari masa lalu yang tidak kompeten," sindir Feyenoord Transfermarkt di X kepada Te Kloese.
Nottingham Forest belum lama ini masih melihat tawaran ketiga mereka senilai total 21 juta euro ditolak, tetapi ada ekspektasi bahwa klub Inggris itu akan kembali dengan penawaran yang lebih baik. Kenaikan menuju dugaan klausul 25 juta euro pun menjadi langkah yang masuk akal.
Bagi Read, itu akan menjadi hasil yang diinginkan. Bek kanan berusia 19 tahun itu sudah lebih lama terbuka untuk pindah ke Premier League dan memandang Nottingham Forest sebagai langkah berikutnya yang ideal dalam kariernya.
Read bisa menandatangani kontrak selama lima musim di Nottingham. Selain itu, dua cedera hamstring yang membuatnya absen selama berbulan-bulan musim lalu juga membuatnya berpikir. Sang bek menyadari bahwa transfer besar tidak harus datang lagi dengan sendirinya, dan karena itu ia sangat ingin mengambil peluang tersebut.





