Jajaran pelatih Persib Bandung berharap pertandingan melawan Persebaya Surabaya tidak menjadi satu-satunya laga yang ditunda, tapi juga seluruh partai pekan kesembilan Liga 1 2018.
Soler mengatakan, usulan itu bukan demi kepentingan Persib maupun Persebaya, tapi seluruh bangsa. Menurutnya, penundaan tersebut bisa menjadi bentuk solidaritas klub Liga 1 kepada para korban aksi teror bom di Surabaya.
“Kami sudah tahu ada penundaan, sehingga kami tidak main pekan ini. Penundaan itu bagus, tapi bukan buat kami, karena kami sudah siap. Ini situasi yang tidak enak untuk negara,” ucap Soler.
“Saya dengar banyak masalah dimana-mana, termasuk di Jakarta. Maksud saya harus mundur semua sebagai bentuk respek kepada bangsa Indonesia.”
Sementara itu, media officer Persib Irfan Suryadireja mengatakan, pengganti jadwal pertandingan kontra Persebaya akan ditentukan paling lama sepuluh hari ke depan. Penundaan ini juga membuat Persib kini langsung mengalihkan fokus untuk pertandingan melawan PSM Makassar pada 23 Maret di Bandung.




“Kami sudah menerima surat resmi penundaan berdasarkan permintaan manajemen Persebaya. Persib sangat memahami pengunduran jadwal ini. Sekarang kami konsentrasi untuk menghadapi PSM,” jelas Irfan.
