Bruno Fernandes bukanlah seorang pemain 'one season wonder' atau yang bagus semusim saja di Manchester United tapi akan konsisten di musim kedua dan berikutnya, klaim Gary Neville.
United membelanjakan dana €55 juta untuk mendatangkan Fernandes ke Old Trafford dari Sporting CP pada Januari lalu.
Sang gelandang Portugal dengan cepat memberi jawaban akan investasi besar klub padanya, membantu Setan Merah melewati rekor tak terkalahkan yang impresif sebelum pandemi virus corona menghentikan aktivitas sepakbola pada Maret kemarin.
Laju 19 laga tak terkahalan United akhirnya terhenti oleh Chelsea di semi-final Piala FA usai lockdown berakhir, namun pasukan Ole Gunnar Solskjaer tetap mampu finis ketiga di klasemen akhir Liga Primer Inggris.
Fernandes pun lantas mendapat banyak pujian karena dianggap mampu mengubah nasib United selepas mengalami inkonsistensi performa pada awal musim 2019/20, dengan kontribusi 12 gol dan delapan assistnya terbukti berperan krusial.
Kendati pemain 25 tahun itu tampak mengalami penurunan performa menjelang akhir kampanye, Neville tetap meyakini bintang asal Portugal itu akan kembali bersinar dalam musim 2020/21.
"Bruno Fernandes hancur pada akhir musim," kata legenda hidup United itu kepada Sky Sports.
"Dalam beberapa pertandingan terakhir ia terlihat benar-benar kehabisan tenaga, tapi ekspektasi, apa yang telah dilakukannya sejak bergabung, ia bermain di setiap pertandingan, bahkan pertandingan melawan Norwich City di Piala FA, yang sangat aneh. Saya pikir Ole bertumpu padanya dan terus mengandalkannya."
"Ia sedang dalam performa terbaiknya, fit, bisa berlari, penuh energi dan ketika ia bermain maka tim kami menang."
"Tapi pasti ada penurunan menjelang akhir di mana ia tampak seperti membutuhkan istirahat. Mudah-mudahan ia bisa mendapatkannya dan akan siap untuk kembali melaju."
"Sikapnya tidak memberi tahu saya, dan ketika Anda melihatnya, penampilannya tidak memberi tahu saya bahwa akan ada penurunan karena ia hanya terlihat seperti percaya pada dirinya sendiri dan selalu berani untuk merebut bola dan bahkan jika ia mengalami awal musim yang sulit, ia tidak akan kehilangan kepercayaan untuk menguasai bola dan pergi mencari ruang, mencoba memainkan umpan-umpan yang sulit dan mengalirkan bola ke depan."
"Itu hal besar bagi saya, ia selalu mencari umpan dan membuka ruang bagi tim. Ia memungkinkan tiga penyerang kami bermain jauh lebih baik."
United akan membuka kampanye Liga Primer 2020/21 dengan pertandingan kandang melawan Crystal Palace pada 19 September, yang kemudian dilanjutkan dengan laga tandang ke Brighton and Hove Albion tujuh hari kemudian.


