OLEH DONNY AFRONI
Rekrutan anyar Kelantan FA Ferdinand Sinaga menilai fanatisme suporter tidak lebih berat dibandingkan tekanan media massa. Hal itu diungkapkan Ferdinand ketika diperkenalkan sebagai penggawa baru klub Malaysia Super League (MSL) tersebut.
Harapan tinggi diberikan suporter Kelantan kepada legiun asing, termasuk Ferdinand, mengingat The Red Warriors nyaris terdegradasi ke Malaysia Premier League (MPL) pada musim 2017 dengan menempati peringkat kesepuluh.
“Saya akan mengeluarkan kemampuan terbaik bila ada tekanan. Itu sudah menjadi karakter saya. Kalau tidak ada tekanan, saya bisa bermain santai. Selama bermain di Indonesia, saya selalu membela klub yang punya tekanan tinggi, suporter yang keras,” tutur Ferdinand.
“Tekanan suporter bukan suatu masalah. Mereka mau bicara ini dan itu, itu biasa, ada pro dan kontra. Tapi yang penting bukan tekanan dari media. Kita tahu, tekanan media lebih besar. Sebab, ketika media sudah mengeluarkan berita, itu akan dibaca banyak orang.”
Pemain berusia 29 tahun ini menambahkan, sebelum memilih berkarier di Kelantan, ia telah mempelajari klub tersebut melalui internet. Ferdinand pun memasang target lebih tinggi dibandingkan yang dicanangkan presiden klub, Bibi Ramjani Ilias Khan.
“Sebelum memilih, saya terlebih dulu melihat di Google. Kelantan pernah meraih treble winner pada 2012, dan mempunyai suporter yang keras, itu saya suka. Saya juga punya karakter yang keras,” kata Ferdinand.
“Harapannya, semoga dengan masuknya saya bergabung dengan pemain-pemain lokal terbaik, dan empat pemain asing lainnya, Kelantan bisa meraih hasil maksimal. Presiden klub bilang target masuk lima besar, tapi dalam hati pemain ingin mendapatkan target yang lebih baik lagi.”
Ferdinand juga tidak memasang target gol yang bakal dijaringkan untuk Kelantan pada musim 2018. Ferdinand kembali menegaskan, ia hanya berusaha memperlihatkan kemampuan terbaik.
“Setiap musim saya selalu [mencetak gol] di atas sepuluh dengan jam bermain yang cukup. Mungkin suporter dan media ingin lebih lagi, tapi itu bergantung dengan situasi di lapangan,” ucap Ferdinand.

