Wasit Federico La Penna dan Fabrizio Pasqua masing-masing dihukum larangan memimpin laga selama 13 dan 16 bulan pasca-terbukti melakukan penipuan pengadaan biaya.
Seperti dilansir dari Footballitalia, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah melakukan penyelidikan terkait aktivitas mencurigakan kedua wasit itu.
Audit internal Asosiasi Wasit Italia (AIA) pun menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam laporan tanda terima alias kuitansi palsu [reimbursement].
Sampai beberapa bulan yang lalu, La Penna dan Pasqua reguler menjadi wasit di Serie A. Pada bulan Mei, mereka diskors setelah penyelidikan dimulai.
Maret lalu, Pasqua sempat memicu kontroversi saat bertugas pada laga Milan kontra Napoli di San Siro yang berakhir dengan kemenangan sang tamu 1-0.
Pasqua tidak menggubris penalti Milan saat Theo Hernandez dilanggar di kotak 16 dan mengkartu merah langsung Ante Rebic karena dianggap melakukan protes berlebihan.
Jika hukuman tidak dikurangi saat naik banding, maka ini secara efektif akan menjadi akhir dari karier perwasitan La Penna dan Pasqua. Mereka akan didiskualifikasi.
Diketahui, AIA tidak menerima anggota yang dalam sepuluh tahun terakhir telah diganjar hukuman lebih dari satu tahun.
