Pemain sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi, sangat berharap kemampuannya dapat memikat pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pemain yang akrab disapa Bow itu terlewatkan pada dua pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia.
Pada TC yang digelar untuk SEA Games 2021 pada Desember dan Februari lalu, nama Febri tidak masuk daftar panggil Tae-yong. Meski, sebenarnya Febri pernah dijajal Tae-yong pada awal tahun 2020 lalu, sebelum pandemi virus corona.
Sebenarnya Febri pernah menjadi langganan timnas Indonesia, namun belakangan namanya terlupakan. Timnas akan dihadapkan agenda lain selain SEA Games, yakni lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, yang akan dilaksanakan Juni nanti.
"Mudah-mudahan saya bisa kembali dipercaya untuk bermain di timnas. Saya ingin membantu timnas dalam meraih prestasi," ujar pemain kelahiran 19 Februari 1996 tersebut, sebagaimana dikutip dari laman resmi Persib.
Pada TC timnas Indonesia yang terakhir, Persib mengirimkan wakilnya yang sama-sama berposisi penjaga gawang. Mereka adalah kiper muda Aqil Savik, dan jebolan Garuda Select serta proyeksi timnas Indonesia U-19, Erlangga Setyo.
Goal IndonesiaFebri berharap ke depannya semakin banyak pemain Persib yang bisa mendapatkan kesempatan untuk berseragam Merah-Putih. Apalagi sepakbola Indonesia akan kembali hidup, sehingga para pemain dari klub bisa kembali unjuk gigi.
"Kebetulan saya waktu itu dipanggil mewakili Persib. Ini jadi kebanggaan dan motivasi untuk saya membawa nama Indonesia. Tapi, saya harap ke depan bukan hanya saya, tapi banyak pemain yang juga datang berasal dari Persib," tutup Febri.
Keberadaan kompetisi menjadi hal yang penting untuk pelatih timnas Indonesia mencari dan memantau pemain. Sepakbola Indonesia akan kembali hidup dengan digelarnya turnamen pramusim Piala Menpora 2021, 21 Maret mendatang.
Tae-yong mengatakan bahwa harapannya dapat didapatkan pemain-pemain yang pas untuk timnas Indonesia dengan digelarnya kompetisi. Selain itu, kompetisi juga penting untuk pemain menjaga kondisi mereka, yang sudah vakum selama setahun.
"Tentu saya sebagai pelatih timnas Indonesia ingin Liga 1 dan Liga 2 segera bergulir. Hal ini sangat penting karena saya bisa memantau para pemain dan melihat perkembangan mereka," beber pelatih asal Korea Selatan itu beberapa waktu lalu.


