Di FC Barcelona, ada kemarahan yang sangat besar terkait kondisi fisik Frenkie de Jong, demikian dilaporkan Diario AS. Gelandang tersebut kembali dari Piala Dunia dalam kondisi cedera, sesuatu yang sama sekali tidak diketahui oleh klub.
Pada hari Senin, De Jong kembali ke klub lebih awal dari yang diperkirakan, karena keluhan lutut yang terus berlanjut. Pemeriksaan awal telah dilakukan dan hasilnya menunjukkan bahwa lutut pemain asal Belanda tersebut ‘sepenuhnya tidak stabil’.
Bahkan, kemungkinan terdapat kerusakan ligamen, yaitu cedera pada ikatan yang menghubungkan tulang-tulang. Meskipun pemindaian MRI lebih lanjut tidak dapat dilakukan akibat adanya pendarahan internal—sehingga pemeriksaan lanjutan ditunda beberapa hari—sudah mulai dibicarakan secara terbuka mengenai proses rehabilitasi yang diperkirakan memakan waktu empat hingga enam bulan.
Barcelona kini menduga bahwa KNVB sengaja menyembunyikan informasi selama Piala Dunia, sehingga De Jong dapat ‘biasa saja’ diturunkan dalam pertandingan babak 16 besar melawan Maroko. “Klub merasa ditipu oleh pejabat tim nasional Belanda,” tulis AS.
Barcelona sebenarnya sudah mengetahui keluhan fisik yang dialami gelandang tersebut serta suntikan yang diterimanya, namun tidak ada yang memperhitungkan bahwa kondisinya akan separah ini. Staf medis Barcelona khawatir bahwa perpanjangan waktu melawan Maroko telah memperburuk kondisi De Jong secara eksponensial.
“Meskipun mereka memahami bahwa situasi mengharuskan sang pemain untuk turun bermain, sangatlah penting bahwa kesehatannya diutamakan di atas segala pertimbangan lain,” demikian menurut AS. “Dan dalam hal ini, terdapat kelalaian dari pihak yang bertanggung jawab, yang menurut sumber-sumber di dalam Barcelona telah mengambil risiko yang sama sekali tidak dapat diterima.”
KNVB pun harus memberikan penjelasan kepada Barcelona, demikian pandangan di Spanyol. “Kita akan lihat bagaimana Koeman dan Frenkie akan menjelaskan masalah besar ini,” kata sumber-sumber di sekitar klub. Hal ini juga mengacu pada tahun 2024, ketika justru KNVB sangat marah kepada Barcelona karena kondisi fisik De Jong, yang membuatnya tidak bisa berpartisipasi di Kejuaraan Eropa.
“Ada juga kekhawatiran terkait tim dokter timnas Belanda, karena mereka mengklaim situasi tersebut terkendali dan bahwa suntikan diberikan di bawah pengawasan konstan serta tes yang ketat. Namun, mengingat hasilnya, klub berpendapat bahwa telah terjadi kesalahan, yang mengakibatkan pemain tersebut harus mengeluarkan tenaga yang tidak perlu, dengan konsekuensi yang sangat serius pada akhirnya,” tutup AS.


