OLEH DONNY AFRONI & PANDU PERSADA
Kelompok suporter Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC), menyiapkan dua tong besar berisi koin yang akan diserahkan kepada PSSI setelah klub mendapatkan sanksi denda dari komisi disiplin (Komdis) induk organisasi sepakbola nasional tersebut.
Komdis menjatuhkan sanksi denda Rp50 juta setelah suporter Persib membuat koreografi bertuliskan 'Save Rohingya'. Fans pun berbondong-bondong menyumbang koin untuk membantu klub membayar denda tersebut.
SIMAK JUGA: Soal Denda Kepada Persib, PSSI Hanya Ikuti FIFA
Hingga, Senin (18/9) malam WIB, dana yang terkumpul sudah melebihi Rp 50.015.000. VPC melalui laman Viking Persib menyebutkan, jumlah itu masih ditambah dari yang masuk melalui Rumah Zakat sebesar Rp. 59,117,826, sehingga total dana yang terkumpul sebesar Rp. 109.132.826.
Dirigen VPC Yana Umar mengatakan, koin ini nantinya akan dimasukkan ke dalam tong berwarna pink, dan dibawa ke sekretariat PSSI dengan menggunakan truk. VPC masih menunggu hasil pengumpulan koin dari daerah lain hingga, Sabtu (23/9).
SIMAK JUGA: PSSI Bantah Sudah Siapkan Denda Untuk Persib
“Kalau soal itu, belum kami pikirkan. Tapi sudah banyak simpatisan yang menyediakan armada untuk mengangkutnya. Kami fokus dulu penghitungan, rencananya Senin depan kami kirim ke PSSI. Warna pink itu lucu, sama dengan aturan PSSI juga. Aksi kami kan sebenarnya untuk kemanusiaan,” jelas Yana.
Sementara itu, komisaris utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim mengatakan, pihaknya tetap akan mengajukan banding sekalipun dalam putusan Komdis tidak diperkenakan melakukan hal tersebut.
“Apa yang dilakukan bobotoh itu murni kemanusiaan. Mungkin Komdis PSSI melihat dari segi yang berbeda dengan mengatakan di aturan FIFA. Itu tidak ada aktivitas yang berbau politis,” ujar Zainuri.
SIMAK JUGA: Borneo Kontra Persib Batal Digelar
“Saya sampaikan kepada pak Kuswara [S. Taryono], kami akan banding ke PSSI, karena bagaimana pun juga ini aspek kemanusiaan. Saya sangat menyesalkan sanksi Rp50 juta. Mungkin sebaiknya kalau awal ditegur secara lisan akan lebih bagus, tapi sudah bergulir seperti itu di masyarakat.”
“Bobotoh juga sudah mengumpulkan dana untuk membayar sanksi yang dijatuhkan Komdis, dan uangnya pun sudah siap, sehingga pelaksanaan lagi dikoordinasikan dengan PSSI, namun belum ada jawaban teknis.” (gk-68)

