Velodrome Marseille Ligue 1Getty

Fans Marseille Paksa Pemain Tottenham Hotspur Melek Tengah Malam

Persaingan sengit memperebutkan tiket 16 Besar Liga Champions dari Grup D membuat fans Marseille berusaha 'membantu' tim kesayangannya dengan melakukan teror kepada penggawa Tottenham Hotspur.

Dikutip laman Evening Standard, para pendukung Marseille ini menyalakan kembang api sepanjang, Senin (31/10) malam waktu setempat. Ulah tidak sportif pendukung Marseille itu dilakukan di luar tempat penginapan tim tamu, dan mulai berlangsung pada pukul 01:00 hingga 04:30.

Keempat tim yang berada di Grup D mempunyai peluang sama untuk lolos ke 16 Besar. Tottenham yang mengoleksi delapan poin dijamu Marseille, Rabu (2/11) dini hari WIB. Marseille saat ini merupakan penghuni dasar klasemen sementara dengan nilai enam.

Sedangkan satu laga lainnya mempertemukan Sporting CP dengan Eintracht Frankfurt di Stadion Jose Alvalade. Kedua tim sama-sama mengumpulkan tujuh poin dari lima laga. Tak pelak, kemenangan hanya menjadi satu-satunya cara bagi keempat tim untuk lolos dari fase grup.

Derita tidak hanya dialami tim. Sekitar 1.600 fans Tottenham juga tidak bisa berkumpul di Place de la Joliette, karena ada kebocoran gas di wilayah tersebut. Kebocoran gas ini terjadi pada pukul 14:00 waktu setempat.

Meski alun-alun ini sudah bisa dibuka kembali, ribuan pendukung Tottenham diarahkan Place Henri Verneuil di mana bus akan membawa mereka ke stadion, dan seorang DJ menunggu mereka.

Sebelumnya, bek Tottenham Eric Dier menyebutkan, tidur menjadi cara para pemain dalam menjaga kebugaran, terutama menghadapi jadwal padat menjelang bergulirnya Piala Dunia 2022.

“Saya hanya mencoba banyak tidur! Makan dengan baik, banyak air. Saya mencoba melakukan segalanya dengan cara yang benar. Saya suka tidur siang. Saya tidur siang setiap hari selama 45 menit atau sekitar itu,” tutur Dier bulan lalu.

“Saya mendapatkan delapan atau sembilan jam [di malam hari] dan 45 menit di sore hari. Saya melakukannya setelah latihan. Itu membuat saya merasa lebih baik untuk menjalani hari. Saya pikir itu bagus buat saya.”

Iklan
0