Otoritas Prancis sebelumnya mengumumkan enam fans Rusia ditahan sementara tiga lainnya plus satu dari Ukraina dideportasi.
Penangkapan suporter yang dilakukan di bus di Prancis Selatan dinilai Mentri Luar Negeri Prancis Sergei Lavrov tidak dapat diterima.
"Kementrian Luar Negeri Rusia memanggil Duta Besar Prancis Jean-Maurice Ripert," jelas Lavrov dikutip dari France24.
Ditegaskannya semakin besar sentimen anti Rusia bisa memanaskan hubungan antara Rusia dan Prancis.
Tetapi Prancis tidak tinggal diam, Menteri Luar Negeri Jean-Marc Ayrault bersikeras fans yang ditangkap akan diperlakukan secara fair.
"Tidak peduli fans Rusia atau Britania, mereka akan diperlakukan sama di hadapan hukum Prancis," ungkapnya saat berkunjung ke Jerman.
"Kebanyakan dari mereka bersiap damai, bermartabat dan memperlihatkan cinta yang besar terhadap sepakbola."


