Fans Atalanta melancarkan protes terhadap kebijakan pemilik klub, yang mereka anggap mata duitan karena tidak mengedepankan prestasi.
Atalanta sebelum ini hanya dikenal sebagai klub semenjana yang kerap naik turun antara Serie A dan Serie B, namun belakangan sukses meningkatkan reputasi.
Lolos ke Liga Champions selama tiga musim terakhir menjadi bukti dan pencapaian tersebut menghadirkan harapan lebih besar bagi suporter.
Dalam prosesnya, finansial La Dea juga mengalami kemajuan. Atalanta juga merupakan salah satu dari sedikit klub Serie A yang bisa mengelola stadion mereka sendiri.
Hanya saja, pergerakan mereka dalam bursa transfer musim panas ini mendapat perlawanan dari fans, usai sepakat melepas kiper nomor satu Pierluigi Gollini ke Tottenham Hotspur.
Belum lagi potensi penjualan bek andalan klub, yang juga merupakan pemain belakang terbaik di Serie A musim lalu, Cristian Romero ke klub Liga Primer Inggris yang sama.
"Tiket musiman, pertandingan persahabatan, bursa transfer. Jangan salah Perca$$i, ada nama kota yang harus dihormati," bunyi sebuah spanduk yang dibentangkan sekelompok ultras di Zingonia, kompleks latihan Atalanta.
Pesan tersebut ditujukan kepada Antonio Percassi selaku presiden Atalanta yang telah menjabat sejak 2010 lalu.


