Legenda timnas Italia Fabio Cannavaro, memberikan prediksi peraih gelar Serie A musim 2021/22. Menurutnya, Napoli merupakan calon kuat untuk menjadi juara.
Napoli, menunjukkan penampilan yang mantap di awal Serie A musim ini. Partenopei, berhasil menyapu bersih seluruh kemenangan dalam tujuh pertandingan yang dimainkan.
Pencapaian tersebut membuat Napoli untuk sementara merajai klasemen dengan raihan 21 poin. Pasukan Luciano Spalletti tersebut unggul dua angka dari AC Milan yang menguntit di bawahnya.
"Napoli solid. Mereka bisa memenangkan scudetto, tapi waspadai dua klub kota Milan," kata Cannavaro kepada La Gazzetta dello Sport.
Cannavaro, menilai yang membuat Napoli menempati puncak klasemen karena mempunyai barisan belakang yang oke. Lini depan lawan selalu kesulitan untuk membobol gawang klub yang didirikan 1 Agustus 1924 tersebut.
Bukan itu saja, Napoli juga mempunyai Victor Osimhen, yang pintar dalam memanfaatkan peluang untuk cetak gol. Sejauh ini penyerang berusia 22 tahun tersebut sudah empat kali mencatatkan namanya di papan skor.
"Jangan pernah mengesampingkan Juventus. Mereka tahu mengelola momen-momen sulit, dan akan bisa kembali," ucap mantan pilar Real Madrid tersebut.
Selain itu, Cannavaro membicarakan pemenang Ballon d'Or tahun ini. Ada lima pemain Italia yang masuk sebagai nominasi yakni Gianluigi Donnarumma, Jorginho, Nicolo Barella, Giorgio Chiellini, serta Leonardo Bonucci.
Cannavaro merasa masuk kelima pemain tersebut merupakan bukti Italia, sedang dalam tren positif. Apalagi, hal tersebut jarang sekali terjadi pada beberapa tahun belakangan ini.
“Jadi, itu pertanda baik. Jorginho adalah yang paling kuat, meskipun saya yakin [Lionel] Messi akan menang. Barella dan yang lainnya semua pantas mendapatkannya, tetapi [Federico] Chiesa seharusnya berada dinominasi juga, setelah apa yang dia tunjukkan."
“Logikanya tergantung pada kemenangan di Euro 2020. [Leonardo] Bonucci dan [Giorgio] Chiellini terus menjadi pasangan yang hebat, selama bertahun-tahun."
“Di sini, dalam perspektif Azzurri, kami memiliki gelandang dan penyerang yang sangat baik, tetapi kami kekurangan bek. [Alessandro] Bastoni tumbuh dengan baik, tetapi jika tidak ada pemain lain yang menonjol, saya pikir Roberto Mancini harus mempertimbangkan pertahanan tiga pemain juga.”
Lebih lanjut, Cannavaro meyakini Donnarumma di kemudian hari bisa merengkuh gelar Ballon d'Or. Menurutnya, penjaga gawang Paris Saint-Germain tersebut punya kemampuan untuk mendapatkannya.
“Untuk penjaga gawang, dan untuk bek, selalu sangat sulit. Bukan kebetulan bahwa hanya [Lev] Yashin Rusia yang memenangkannya."
"Donnarumma akan memiliki beberapa kemungkinan melanjutkannya. Antara tim nasional dan PSG, dia akan bisa mendapat banyak kemenangan dan menawarkan lebih banyak peluang untuk meraih trofi, karena era Messi dan [Cristiano] Ronaldo sudah berakhir dan masih belum ada pemain hebat di depan mata.”
