Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster belum bisa memastikan striker Ezechiel N'Douassel tampil melawan Persija Jakarta pada pertandingan terakhir Grup B turnamen pramusim Piala Menpora 2021, Rabu (31/3).
N'Douassel baru bergabung dengan tim hari ini berdasarkan cuplikan video di akun Instagram resmi klub. N'Douassel bergabung dengan tim di Malang setelah menjalani karantina di Jakarta.
Munster mengatakan, ia belum bisa memastikan untuk menurunkan N'Douassel di laga terakhir, walau bakal menentukan langkah mereka ke babak selanjutnya. Munster tetap menaruh kepercayaan kepada barisan penyerang lainnya.
“Eze belum lama datang, jadi masih dinilai bagaimana kondisinya. Tapi seharusnya striker yang kami punya pun harus bisa step up mencetak gol,” ujar Munster selepas laga melawan PSM Makassar.
Langkah Bhayangkara FC lolos dari fase grup memang menjadi agak berat setelah bermain imbang 1-1 melawan PSM di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (27/3). Munster menyayangkan kelengahan tim besutannya yang membuat PSM mampu menyamakan kedudukan.
Mario Sonatha“Di babak pertama kami sudah bermain dengn baik, dan unggul 1-0. Di babak kedua itu memang kesalahan kami sendiri setelah satu orang pemain PSM berhasil melewati empat pemain tanpa penjagaan, lalu bisa melepaskan umpan ke pemain yang bebas untuk mencetak gol,” jelas Munster.
“Ini bukan kesalahan satu atau dua individu saja, tetapi ini kerja yang harus diperbaiki oleh seluruh tim, ini kesalahan yang harus diperbaiki di pertandingan selanjutnya. PSM pun merupakan tim yang kuat, dan ini bukan hasil yang buruk. Mereka mengalahkan Persija itu bukan sebuah hal yang kebetulan.”
“Kami masih optimis bakal bisa melangkah ke fase selanjutnya. Kami tetap positif untuk pertandingan selanjutnya agar mendapatkan hasil baik, dan lolos ke babak selanjutnya.”
Pada pertandingan ini, Munster mengembalikan Sani Rizki Fauzi ke posisi aslinya sebagai gelandang. Keputusan itu memberikan dampak, karena Rizki menyumbang satu assist.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada coach yang sudah mempercayai saya walaupun saya di posisi bek kanan. Saya ingin memaksimalkan, dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Sani Rizki.
“Walaupun posisi asli saya gelandang, tidak merasa canggung untuk melakukan penetrasi ke depan. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya dapat bermain lebih maksimal, dan memperoleh tiga poin.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!




