Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, menuai kritik pasca-terlibat konfrontrasi dengan gelandang Everton, Abdoulaye Doucoure.
Terbaru, Spurs pasca-era Antonio Conte ditahan imbang Everton 1-1 pada laga penutup pekan ke-29 Liga Primer Inggris di Goodison Park, Selasa (4/4) dini hari WIB.
Spurs unggul melalui tendangan penalti Kane pada menit ke-68. Sepuluh menit sebelumnya, insiden kartu merah terjadi setelah sang striker melanggar Demarai Gray yang memicu reaksi Doucoure.
Doucure terlibat pertengkaran dengan berujung tangan sang gelandang yang tampak mencakar wajah Kane.
Meski begitu, sang tuan rumah terhindar dari kekalahan lewat sepakan spektaluker Michael Keane pada menit ke-90, dua menit setelah kedua tim sama-sama tampil dengan 10 pemain usai kartu merah langsung Lucas Moura.
“Ya, reaksi suporter itu normal. Mereka tidak senang tapi menurut saya itu adalah kartu merah yang pantas,” ucap pelatih sementara Spurs, Cristian Stellini, selepas laga.
“Terkadang itu terjadi. Itu normal. Bermain di hadapan suporter lawan, Anda harus menyadari situasinya. Saya pikir itu adalah keputusan yang bagus," imbuhnya.
Adapun dengan hasil ini, Spurs tidak beranjak dari urutan keempat klasemen sementara dengan koleksi 50 poin, meski unggul dua laga atas dua pesaing di empat besar, Newcastle dan Man United, yang mengoleksi poin sama.
Sementara itu, Everton keluar dari zona relegasi untuk menempati posisi ke-15 dengan perolehan 27 angka.




