Striker Everton, Dominic Calvert-Lewin (23 tahun), memuji manajer Carlo Ancelotti sebagai pelatih yang memiliki keterampilan manajemen pemain yang efektif.
Calvert-Lewin mengawali musim 2020/21 dengan memukau. Ia telah mencetak delapan gol dari delapan pekan laga Liga Primer Inggris.
Top skor sementara EPL [bersama Salah, Son, dan Vardy] itu pun menandai debutnya di timnas Inggris dengan torehan gol pada laga uji coba kontra Wales, Oktober lalu.
Berkat sumbangsih apik untuk Everton, Calvert-Lewin dan Ancelotti terpilih sebagai pemain dan manajer terbaik EPL edisi September 2020.
“Carlo [Ancelotti] terbaik. Dia orang yang cakap berinteraksi. Dia datang dengan reputasi sebagai manajer dengan manajemen pemain yang baik dan saat bekerja dengannya, saya bisa langsung melihatnya,” ucap Calvert-Lewin, Rabu (11/11).
“Dia memiliki aura, aura yang ramah, dia membuat Anda merasa nyaman. Dia membiarkan Anda menikmati apa yang Anda lakukan.”
“Saya menikmati karier saya lebih dari sebelumnya, hari demi hari, dan kemudian ketika saya melangkah ke lapangan saya pikir itu terbukti.”
“Itu terlihat dalam perkembangan saya. Saya pikir secara taktis dia membawa pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa ke klub ini.”
“Bagi saya sebagai striker muda, Anda akan memikirkan para pemain yang pernah bekerja dengannya pada masa lalu ketika dia memberi saya nasihat.”
“Dia punya cara pendekatan yang berbeda, cara yang halus. Anda melihat beberapa kutipannya terhadap saya. Itu cara yang bagus untuk menerima sesuatu. Saya menerima semua yang telah dia katakan,” pungkasnya.
Calvert-Lewin disandingkan Ancelotti dengan Inzaghi lantaran sama-sama dianggap mumpuni berperan sebagai poacher alias striker yang liar di area penjaga gawang lawan.
Yang menarik, sang pemain telah mencetak 14 gol lewat sundulan dari total 21 gol bersama Everton sejak musim lalu di semua ajang.
Terkini, Calvert-Lewin kembali masuk skuad Inggris untuk tiga laga terdekat pada jeda-internasional November ini.


