LIPUTAN MUHAMMAD RIDWAN DARI MANILA
Gelandang timnas Indonesia U-22 Evan Dimas, tak sakit hati dengan pemain Vietnam Doan Van Hau, yang sudah membuatnya cedera. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan risiko yang harus diterima pesepakbola dalam sebuah pertandingan.
Evan terpaksa ditarik keluar lapangan di pertengahan babak pertama. Tekel keras yang dilakukan Van Hau, membuat pilar Barito Putera tersebut tak bisa melanjutkan pertandingan, dan harus didorong kursi roda usai laga.
Menurut Evan, selepas pertandingan Van Hau langsung menghampirinya untuk meminta maaf. Ia pun dengan terbuka memaafkannya dan tak perlu dipikirkan terlalu jauh insiden tersebut.
"Dia [Van Hau] sempat minta maaf kepada saya. Saya pribadi memaafkannya, tidak ada sakit hati. Kalau sedih pasti sedihlah [cedera], tapi belum tahu cederanya," kata Evan selepas laga.
Menurut Evan, kegagalan meraih medali emas tak perlu disesali. Seluruh pemain timnas Indonesia U-22, sudah berasa keras untuk meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.
"Saya rasa memang apa pun hasilnya harus disyukuri. Strategi mereka [Vietnam] bagus, saya apresiasi mereka yang bermain sportif dan saya ucapkan selamat buat mereka," ujarnya.
