Penyerang muda Carlos Espi menjalani 48 jam yang luar biasa, di mana hanya dalam waktu dua hari ia berubah dari yang tadinya nyaris pindah ke Liga Primer Inggris menjadi menandatangani kontrak bersama Real Madrid dan tampil perdana di bawah arahan pelatih Jose Mourinho, sebelum berbicara kepada media usai laga uji coba melawan Fiorentina.
Menurut surat kabar Spanyol "Marca", Espi mengomentari pekan gilanya dengan bergabung ke Real Madrid dan tampil perdana dalam hitungan hari, seraya berkata: "Saya merasa menjadi orang paling bahagia di dunia, ini adalah tiga hari yang tidak bisa dijelaskan dan saya sangat bahagia."
Mengenai bagaimana ia menjalani detik-detik terakhir tersebut, Espi berkata: "Saya bahkan belum menghabiskan 72 jam di Madrid, saya sudah berlatih bersama rekan-rekan setim, ikut serta dalam pertandingan pertama saya, dan saya sangat bahagia."
Soal reaksinya saat menerima telepon dari Real Madrid, Espi mengungkapkan: "Pada awalnya saya terkejut dan tidak percaya, tetapi pada akhirnya itu adalah kenyataan. Mourinho tidak menelepon saya, tetapi ia menyambut saya secara langsung, dan saya bahkan belum menghabiskan satu menit pun di kompleks latihan."
Ketika ditanya apa yang diminta sang pelatih ketika ia turun ke lapangan, penyerang muda itu menjawab: "Ia meminta saya untuk menjadi diri sendiri, untuk berada di dalam kotak penalti karena pertandingannya rumit, dan untuk memberikan segala yang saya miliki."
Mengenai apa yang bisa ia berikan untuk tim Real Madrid, Espi menambahkan: "Ini sebuah mimpi, saya di sini untuk membantu rekan-rekan setim, memberikan yang terbaik yang saya miliki, dan memanfaatkan semua peluang yang diberikan sang pelatih kepada saya."
Tentang apakah ia sempat berbicara dengan keluarganya, Espi berkata: "Saya bertemu kedua orang tua saya, tetapi saya belum bertemu teman-teman atau anggota keluarga saya yang lain. Saya sangat kagum dan sedang mengirimkan foto-foto jersey dan segala hal, dan saya sangat bahagia."
Soal apakah ia memberi tahu seseorang tentang kepindahannya ke Real Madrid ketika ia dilarang membocorkan hal tersebut, Espi menjelaskan: "Tidak, saya tidak mengatakannya kepada siapa pun. Itu adalah pekan yang penuh dengan tekanan berat karena ini adalah harapan dan kabar yang diinginkan setiap pemain, dan semua orang bertanya kepada saya sementara saya tidak bisa mengatakan apa pun. Hal itu sedikit berlebihan tetapi saya sangat bahagia."
Mengenai mimpi-mimpi yang ingin ia wujudkan, penyerang muda itu mengungkapkan: "Pertama, mendapatkan menit bermain, meraih gelar, mencapai kemenangan dalam banyak pertandingan, tampil perdana di Stadion Santiago Bernabeu, dan segala hal yang harus dilakukan setiap pemain di sini."
Tentang apakah ia mengenal seseorang di dalam ruang ganti, Espi menyebutkan: "Para pemain muda sangat memperhatikan saya. Juan Martinez sudah saya kenal sebelumnya, kami berteman dari Taberns, dan seluruh pemain tim utama mengejutkan saya: Arda Guler, Diaz, Valverde, Carreras, dan semuanya."
Ketika ditanya apakah perban di tangannya merupakan tiruan dari Karim Benzema, Espi menjawab: "Saya sudah memakainya sejak tiga tahun lalu karena benda ini tidak pernah membawa kesialan bagi saya. Ini hanya soal optimisme saja."
Soal apakah ia menetapkan angka tertentu untuk gol, Espi menegaskan: "Tidak, saya tidak menetapkan angka tertentu, saya akan mencurahkan segala yang saya miliki demi kepercayaan yang mereka berikan kepada saya, dan untuk membantu Real Madrid dalam hal apa pun."
Espi menutup pembicaraannya dengan menyinggung soal berbagi lini serang bersama Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, seraya menjelaskan: "Mereka adalah salah satu yang terbaik di dunia, dan melihat diri saya berada di sana bersama mereka adalah hal yang tidak bisa digambarkan, unik, dan saya sangat bahagia."




