Mantan arsitek Barcelona Ernesto Valverde mengaku lebih memilih bekerja di Australia daripada menjajal Liga Primer Inggris.
Valverde, seperti diketahui, dipecat Barcelona pada Januari, meski membawa raksasa Spanyol itu juara La Liga dua kali beruntun dan sukses di Copa del Rey serta Supercopa de Espana.
Merenungkan langkah selanjutnya di tengah jeda dari sepakbola, pelatih 50 tahun ini secara mengejutkan menyebut kompetisi tertinggi Australia sebagai opsi utama.
"Kadang orang bertanya kepada saya 'Bagaimana dengan Liga Primer?' dan saya mengatakan 'Well, sebenarnya saya ingin pergi ke Australia'," ungkap Valverde.
"Karier dalam sepakbola tidak bertahan selamanya dan kadang Anda berpikir Anda harus mengambil kesempatan tinggal di tempat asing."
Valverde juga merujuk pada eks kapten Barca Andres Iniesta, yang meninggalkan Camp Nou untuk tim Jepang Vissel Kobe pada 2018.
Seperti Iniesta, Valverde ingin mencari pengalaman baru dan menambahkan Jepang sebagai negara lain yang ingin ia masuki.
"Saya menghargai Andres ketika ia mengatakan akan pergi ke Jepang," Valverde menambahkan. "Saya pikir, 'Wow, ia harus memahami budaya berbeda dan orang berbeda', dan saya juga sangat tertarik pada Jepang.
"Anda bisa mengambil foto-foto bagus di Jepang. Ada banyak tempat yang ingin saya kunjungi. Kita akan lihat apa akhirnya, saya tidak bekerja sangat lama jadi saya tidak harus memutuskan apa pun, saya tak memiliki ide yang sangat jelas saat ini.
"Mungkin saya pergi ke suatu tempat di luar negeri. Saya ingin melakukan hal-hal aneh jadi saya tidak akan membantah ini."


