Striker Borussia Dortmund, Erling Haaland, disebut tidak akan mungkin mau untuk bergabung dengan Manchester United.
Terbaru, Haaland membantu Dortmund lolos ke perempat-final Liga Champions seusai menyingkirkan Sevilla. Bomber asal Norwegia kelahiran Leeds itu sekaligus menorehkan rekor sebagai pemain tercepat yang mencetak 20 gol di Liga Champions hanya dalam pertandingan ke-14 pertama yang dijalani.
Sementara itu, Ole Gunnar Solskjaer—yang kini memanajeri Manc United—sempat dua musim melatih Haaland di klub asal negaranya, Molde, tepatnya pada periode 2017–2018.
Kini, Haaland menjelma sebagai salah satu striker paling produktif di dunia. Pemain berusia 20 tahun itu sudah mencetak 47 gol dalam 47 laga bareng Dortmund sejak didatangkan dari RB Salzburg pada bursa transfer musim dingin 2019/20.
Tapi, keluarga Haaland diklaim masih menyimpan dendam pada Man United. Soalnya pada 2001, ayah sang pemain, Alf-Inge, yang kala itu membela Manchester City, pernah menjadi korban tekel brutal Roy Keane yang berimbas patah kaki dan pensiun dini.
Dalam buku otobiografinya, Keane mengaku sengaja mengincar Alf untuk membalas dendam kelakukan Haaland senior, empat tahun sebelumnya [saat masih di Leeds United]. Alf disebut menertawakannya [karena Keane dianggap diving] kala keduanya terlibat duel yang berujung cedera lutut parah mantan kapten Man United itu di Elland Road.
“Tidak mungkin Haaland junior pindah ke Manchester United. Keluarga Haaland membenci Manchester United!,” ucap Ben, salah satu fans berat Leeds United kepada Talksport, Kamis (11/3).
“Jika Anda mengingat semua hal tentang ‘bisnis’ Roy Keane dan ayahnya, kenapa dia [Erling] mesti pindah ke sana [United] ketika dia bisa pergi ke klub manapun di dunia?”
“Soal uang? Man City memiliki lebih banyak uang daripada Man United, sementara Real Madrid akan membayarnya lebih dari United.”
“Keane mengakhiri karier ayahnya, itu benar-benar omong kosong. Dia tidak akan pernah pergi ke sana ketika dia bisa pergi ke City atau Madrid atau Bayern atau ke manapun,” pungkasnya.
Adapun Haaland memiliki klausul pelepasan yang diyakini sebesar £55 juta, yang mulai berlaku pada 2022, dan tentu Dortmund bisa mencari uang tunai pada musim panas mendatang hingga lebih dari £100 juta.




