Manajer Manchester United Erik ten Hag memberikan komentar terkait pemecatan Graham Potter. Ia dapat mengerti dengan keputusan Chelsea yang mendepak juru formasi asal Inggris tersebut.
Petualangan Potter di Stamford Bridge berjalan tidak lama. Ia yang ditunjuk menggantikan Thomas Tuchel pada awal September 2022 dipecat beberapa hari lalu.
Potter membesut Chelsea selama tujuh bulan. Selama berada di bawahnya kendalinya, The Blues memainkan 31 pertandingan di semua ajang dengan rincian 12 kemenangan, 11 kalah, dan sisanya berakhir imbang.
Pencapaian yang diukir Potter dinilai buruk. Mengingat, sosok berusia 47 tahun itu sudah menghabiskan dana besar untuk mendatangkan pemain di musim ini.
Ten Hag tak heran dengan waktu singkat yang didapatkan Potter di Chelsea. Menurutnya, saat ini pelatih harus bisa memberikan hasil terbaik dalam situasi yang cepat.
"Anda tidak pernah mendapatkan waktu. Anda tahu bahwa harus mendapatkan banyak kemenangan, jadi sepakbola top adalah tentang hasil," kata Ten Hag dalam laman resmi klub.
"Itulah permainannya dan Anda harus menerimanya. Sementara itu, Anda harus mengerjakan proses, tetapi itu harus dilakukan menjadi seimbang," Ten Hag menambahkan.
Saat ini, Bruno Saltor yang tadinya asisten Potter ditunjuk sebagai pelatih sementara. Ia akan mengemban tugas tersebut sampai Chelsea mendapat nakhoda baru.
Sejumlah nama dikaitkan menjadi pengganti Potter. Di antaranya adalah Mauricio Pochettino, Luis Enrique, Julian Nagelsmann hingga legenda Chelsea Frank Lampard.




