Pembawa acara televisi ternama di Inggris, Piers Morgan, mengeluarkan kecaman kepada manajer Manchester United Erik ten Hag setelah tidak memainkan mega bintang Cristiano Ronaldo saat mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0, Kamis (20/10) dini hari WIB.
Meski United meraih kemenangan, sorotan media di Inggris lebih ditujukan kepada Ronaldo yang meninggalkan bangku cadangan, dan berjalan menuju ruang ganti beberapa menit sebelum laga usai. Aksi Ronaldo itu menuai banjir kecaman, karena dianggap tidak menghargai rekan satu timnya yang masih bertanding.
Kendati demikian, Morgan melakukan pembelaan terhadap Ronaldo. Morgan meyakini Ten Hag sengaja ingin mempermalukan Ronaldo dengan meminta sang pemain untuk melakukan pemanasan, namun pada akhirnya tidak dimainkan.




“Cara Ten Hag yang tampak senang mempermalukan Cristiano itu menyedihkan,” cuit pria yang juga merupakan seorang jurnalis melalui akun Twitter pribadinya dikutip laman Mirror.
“Menempatkan pesepakbola terhebat di dunia di bangku cadangan, membuatnya berulang kali melakukan pemanasan, bahkan tidak menggunakannya sebagai pemain pengganti, sangat tidak menghormati pencetak gol terbanyak United musim lalu.”
Morgan dikenal sebagai fan berat Ronaldo, dan sering melabelinya sebagai pemain terbaik di dunia. Ini bukan pertama kalinya Morgan mengecam Ten Hag atas perlakuannya terhadap Ronaldo.
Ketika United dikalahkan Manchester City dengan skor 6-3 awal bulan ini, dia juga menyerang Ten Hag melalui akun media sosialnya.
“Bayangkan Cristiano duduk di bangku cadangan untuk pertandingan terbesar United musim ini, kemudian menggunakan lima pemain pengganti lainnya saat mereka dilupakan, dan kemudian mengklaim Anda mengambil keputusan untuk 'menghormatinya'?” cetus Morgan.
“Ten Hag adalah orang bodoh yang arogan, dan cara mereka memperlakukan Ronaldo sangat memalukan.”
Ronaldo gagal tampil mengesankan di bawah asuhan Ten Hag sejak pelatih asal Belanda itu ditunjuk United pada musim panas. Ronaldo hanya mencetak dua gol, dan memberikan satu assist dalam 12 penampilan musim ini, performa terburuknya untuk waktu yang lama.
