Erik ten Hag tidak memasang target muluk-muluk di musim 2023/24. Manajer Manchester United ini hanya menargetkan tim besutannya bisa mendapatkan hasil lebih baik.
United memastikan tempat di peringkat ketiga musim ini, meski masih menyisakan satu pertandingan. Hal itu disebabkan mereka unggul empat poin dari Newcastle United yang berada di posisi keempat.
Torehan ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, di mana mereka hanya menduduki peringkat keenam, sehingga harus absen di Liga Champions. Keberhasilan menempati peringkat ketiga di musim ini membuat mereka kembali berlaga di kompetisi antarklub kasta tertinggi di Eropa itu.
Kendati demikian, Ten Hag tidak mau terlalu muluk-muluk dengan menargetkan tim besutannya mengangkat trofi di akhir musim 2023/24. Menurutnya, saat ini ia hanya menginginkan United berada di dua besar, dan menganggap hasil itu lebih baik dibandingkan musim 2022/23.
Ten Hag mempunyai alasan tersendiri dengan tidak menargetkan juara Liga Primer di musim depan. Menurut juru taktik asal Bellanda ini, masih banyak yang perlu dibenahi agar tim bisa menjadi jawara lagi di persepakbolaan Inggris.
“Kami mempunyai fondasi, kami memiliki dasar yang bagus, dan kami harus melakukan yang lebih baik,” kata Ten Hag disela-sela upacara penghargaan akhir musim klub dikutip laman Manchester Evening News.
“Kami masih memiliki satu pertandingan lagi musim ini, dan ini adalah kesempatan bagus untuk membuat langkah selanjutnya. Setelah itu kami kemudian menjalani musim panas, dan kami harus meningkatkan standar kami untuk melakukan yang lebih baik.”
“Persaingannya sulit, dan pesaing kami juga mencapai level yang lebih tinggi, jadi kami harus melakukan setidaknya hal yang sama.”
“Tapi saya pikir itu tidak cukup. Kami tidak ingin bertahan di sini (peringkat tiga). Kami ingin naik lebih tinggi, kami ingin meningkatkan level kami, dan bersaing untuk dua besar.”
“Kami harus menuntut lebih banyak, dan meningkatkan level kami. Harapan saya adalah kami harus berbuat lebih baik. Kami harus selalu melakukan yang lebih baik.”


