Gelandang Juventus Adrien Rabiot menilai kemenangan 1-atas Inter Milan dalam Derby d'Italia akhir pekan kemarin bukan sesuatu luar biasa, karena sudah diperkirakan sebelumnya.
Kekalahan tersebut membuat Inter secara keseluruhan tidak mendapatkan tiga poin dalam sembilan pertandingan Serie A musim ini. Jumlah itu merupakan yang tertinggi dibandingkan empat tim lainnya di posisi lima besar.
Torehan itu lebih buruk dibandingkan Juventus. Bianconeri, yang saat ini terus merangkak naik untuk menduduki peringkat ketujuh setelah dihukum pengurangan 15 poin, hanya mendapatkan lima kekalahan.
Juventus bisa menjadi ancaman bagi Inter untuk mendapatkan tempat di zona Liga Champions, mengingat sekarang berselisih sembilan poin. Inter juga bakal menjadi pesaing utama Juventus dalam ajang piala di musim ini. Kedua tim masih akan bertemu di semi-final Coppa Italia
“Sejujurnya, saya pikir mereka tidak sekuat di paruh pertama musim ini, bahkan jika dibandingkan dengan musim lalu atau dua tahun lalu,” ujar Rabiot kepada Tuttosport dikutip laman Football Italia.
“[Pada hari Minggu] saya merasa mereka tidak memiliki kepercayaan diri yang sama. Bukan suatu kebetulan mereka kalah cukup banyak pertandingan musim ini.”
Rabiot juga tidak ambil pusing dengan tudingan pelatih Simone Inzaghi yang menganggap dirinya terlebih dahulu melakukan pelanggaran heng sebelum memberikan umpan kepada Filip Kostic untuk mencetak gol pada menit ke-23 yang akhirnya menentukan kemenangan Juventus.
“Saya sudah mengerti bagaimana sepakbola di Italia. Ketika ada sesuatu yang kontroversial, mereka akan membahasnya dalam rentang waktu yang lama,” kata pemain internasional Prancis itu.
“Saya paham bila sepakbola seperti agama di Italia. Jadi, itu adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat. Saya mengerti mengapa mereka berbicara banyak tentang apa yang terjadi di lapangan.”
“Tanpa sanksi, kami tentu akan yakin lolos ke Liga Champions. Tapi terkait bagaimana segala sesuatunya terjadi, kami tetap bisa lolos, meski ada hukuman. Saya yakin kami bisa merealisasikannya. Kami akan memberikan tekanan kepada tim yang ada di atas.”




