OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Keputusan tidak memberikan hak istimewa terhadap tim sepakbola Malaysia U-22 di SEA Games 2017, disambut positif oleh manajer timnas Indonesia U-22 Endri Erawan. Menurutnya, hal tersebut adalah keputusan yang tepat.
Sebelumnya, timnas Malaysia U-22 diberi kebebasan untuk masuk ke grup yang mereka sukai dengan jumlah tim yang lebih sedikit. Akan tetapi, hal tersebut menimbulkan protes keras dari para kontestan lainnya.
SIMAK JUGA: Banyak Protes, Malaysia Putuskan Ubah Mekanisme 'Drawing' Grup SEA Games
Akibat polemik tersebut asosiasi sepakbola Malaysia (FAM) sampai turun tangan. FAM menggelar pertemuan dengan dewan olimpiade Malaysia, dan Malaysia Organizing Committee (Masoc) untuk mencari solusi.
Hasil dari rapat itu adalah mengembalikan sistem pengundian grup SEA Games sesuai dengan aturan yang berlaku seperti edisi sebelumnya. Artinya, tuan rumah Malaysia tidak mendapatkan keistimewaan dalam drawing nanti.
SIMAK JUGA: Polemik Undian SEA Games, Menpora Perintahkan CDM Bergerak
"Kami dari cabor sepakbola SEA Games menyambut baik dan respek terhadap keputusan yang diambil oleh komite olimpiade Malaysia. Semoga dengan keputusan ini tidak ada lagi polemik dan pelaksanaannya berjalan lancar dan sukses," kata Endri.
Dijadwalkan pengundian tersebut bakal dilaksanakan pada 8 Juli nanti. Di mana ada dua grup yang bakal diisi oleh lima serta enam negara.

