Tanda tanya mengenai penyakit yang diderita Shin Tae-yong, sehingga memaksa dirinya pulang ke Korea Selatan akhirnya terjawab. Pelatih timnas Indonesia ini ternyata didiagnosa mengidap penyakit paru-paru.
Tae-yong pulang ke Korea Selatan pada 27 Maret lalu setelah dinyatakan negatif dari virus COVID-19. Kepulangan Tae-yong ini disebabkan ia ingin menyembuhkan penyakit yang muncul bersamaan ketika dirinya dinyatakan terpapar virus COVID-19. Saat itu tidak disebutkan penyakit yang diderita Tae-yong.
Berdasarkan hasil diagnosa, paru-paru Tae-yong ternyata sudah berisi sekitar 30 hingga 50 persen cairan. Tentunya itu sangat berbahaya bagi tubuh manusia, mengingat paru-paru seharusnya hanya berisi udara.
Menurut Tae-yong, ia memilih pulang ke Korsel, karena perawatan di rumah sakit di negaranya lebih baik dibandingkan di Indonesia. Apalagi korban meninggal dunia akibat penyakit paru-paru di Indonesia cukup tinggi.
“Banyak orang merasa khawatir. Setelah paru-paru saya didiagnosa, ada kadar cairan sebesar 30 hingga 50 persen. Setidaknya enam orang di Indonesia meninggal dunia akibat masalah paru-paru,” jelas Tae-yong diwartakan laman Sports-G.
Alvino Hanafi / Goal“Paru-paru saya bisa saja ada masalah di beberapa titik, sehingga saya pulang dengan menggunakan ambulans udara. Saya pikir akan lebih baik menjalani perawatan di Korea dibandingkan di Indonesia. Setelah empat hari di Korea, perawatan paru-paru saya selesai.”
Kini kondisi Tae-yong sudah membaik, dan kembali beraktivitas secara normal. Setelah dinyatakan sehat dan selesai menjalani isolasi mandiri, Tae-yong langsung menyaksikan penampilan Asnawi Mangkualam Bahar ketika Ansan Greeners menghadapi Jeonnam Dragons akhir pekan kemarin.
Tae-yong memperlihatkan ekspresi ceria selama berada di Stadion Ansanwa, dan mantan pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 ini bahkan ikut menggelar jumpa wartawan bersama Asnawi selepas pertandingan.
“Sekarang paru-paru saya sudah sembuh, dan tidak ada masalah saat beraktivitas. Saya senang bisa bertemu dengan Asnawi,” ucap Tae-yong.
Pelatih berusia 50 tahun ini berencana kembali ke Indonesia pada awal bulan depan untuk mempersiapkan timnas menjalani rangkaian sisa pertandingan Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Uni Emirat Arab. Kepulangan Tae-yong ini sedikit mengalami perubahan jadwal.
“Saya awalnya berlibur dari 29 Maret hingga akhir April. Tapi saya yakin dengan adanya COVID-19, beberapa hal sedikit berubah. Saya membuat jadwal untuk kembali ke Indonesia pada 2 Mei setelah berlibur di Korea,” imbuh Tae-yong.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
