Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Emral Abus - Persib Bandung vs Lao Toyota FCMaenbal.co/Tri Aji

Emral Abus Merasa 'Happy' Dapat Tekanan


OLEH   DONNY AFRONI & PANDU PERSADA

Kegagalan Persib Bandung mendapatkan kemenangan di tiga pertandingan secara beruntun di kandang mulai mendatangkan kritikan dari bobotoh. Kendati demikian, pelatih Persib Emral Abus tidak terpengaruh dengan situasi yang dihadapinya.

Setelah mengawali debutnya dengan menggasak Sriwijaya FC 4-1, Persib selanjutnya ditahan imbang Semen Padang, Bali United, dan Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat. Emral sejak awal menyadari tuntutan memberikan kemenangan sangat tinggi di tim seperti Persib.

SIMAK JUGA: Pelatih Persiba Tatap Persib

“Sudah pasti [ada tekanan tinggi]. Di awal, saya memberikan briefing untuk pemain: 'kita pasti dapat tekanan'. Buat saya tidak ada [tekanan], karena tugas untuk pelatih itu ada tekanan. Buat saya happy saja,” ujar Emral dikutip laman Simamaung.

Mengenai keputusannya memilih Wildansyah dibandingkan Tony Sucipto di bek sayap, Emral mengatakan, hal itu berdasarkan pertimbangan matang. Apalagi Supardi juga sudah bisa dimainkan.

SIMAK JUGA: Persib Kembali Imbang, Febri Kecewa

“Dari hasil analisis di latihan, Supardi sudah siap main, meski mainnya di babak kedua. Kenapa Wildansyah? Karena di laga terakhir lawan Bali [United] dia sangat bagus dan disiplin, dia saat itu bisa mematikan pemain seperti [Irfan] Bachdim,” jelas Emral.

“Kalau Tony dimasukan, kami rugi. Kami mau menyerang, sedangkan di belakang sudah ada Supardi dan Purwaka [Yudhi]. Kami perlu pemain tengah untuk menunjang, karena kami main di kandang sendiri.” (gk-68)

Footer Goal Indonesia Instagram
Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google