Jakarta International Stadium (JIS)Getty Images

Empat Stadion Dapat Sorotan PT Liga Indonesia Baru

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menilai sejumlah stadion yang dijadikan basis klub di Liga 1 2022/23 masih perlu perbaikan agar layak digunakan.

PT LIB telah melakukan inspeksi dan verifikasi terhadap stadion yang digunakan untuk pertandingan Liga 1. Dalam tiga pekan terakhir, PT LIB menginspeksi langsung Stadion BJ Habibie di Pare-Pare, Stadion Demang Lehman (Martapura), Stadion Jatidiri (Semarang), Jakarta International Stadion (Jakarta), Stadion Indomilk Arena (Tangerang) dan Stadion Brawijaya (Kediri).

Inspeksi meliputi lapangan, ruang ganti pemain, media center, ruang wasit, tribune penonton, tribune media, lampu stadion, akses penonton menuju dan keluar stadion, kapasitas stadion, sampai dengan lokasi parkir.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita menjelaskan, secara umum, kondisi lapangan di sebagian besar stadion yang didaftarkan untuk Liga 1 sudah memenuhi persyaratan. Tapi ada hal lain yang harus juga dijadikan pertimbangan untuk segera diperbaiki.

“Contohnya stadion BJ Habibie dan Stadion Brawijaya yang harus dibenahi kapasitas lampunya. Stadion Jatidiri perlu pengaturan lahan parkir yang lebih luas dan tertata,” ujar Akhmad.

“Sedangkan di Jakarta International Stadium, akses dan kenyamanan pemain saat keluar dan masuk stadion juga harus dibenahi. Begitu juga aspek keamanan dan pengaturan manajemen flow fans saat masuk dan keluar stadion.”

Akhmad menambahkan, kendati telah diinspeksi, bukan berarti stadion bisa langsung digunkan. Meski kick-off Liga 1 sudah dalam hitungan jam, PT LIB belum mengumumkan stadion yang layak untuk menggelar pertandingan Liga 1.

Namun sepertinya tidak ada kendala dalam penggunaan stadion. Hal itu berkaca dari pernyataan Akhmad yang menyebutkan pembenahan bisa dilakukan sambil jalan, sehingga semua stadion akan memiliki standar sama.

“Sekali lagi, inspeksi bukan berarti stadion langsung bisa digunakan untuk pertandingan Liga 1 2022/2023 dalam waktu dekat ini. Semua akan diperiksa secara terperinci terlebih dulu,” papar Akhmad.

“Jika ada yang kurang, akan selalu kami komunikasikan secara intensif dengan klub. Dalam hal ini, ada yang harus segera dibenahi. Dengan begitu, pada akhirnya semua stadion bisa pada standar yang sama.”

Iklan
0