Smith Rowe Southgate Arsenal England GFXGetty/Goal

Mengapa Timnas Inggris Nyaris Bikin Kesalahan Fatal Dengan Abaikan Emile Smith Rowe

Emile Smith Rowe akhirnya dipanggil ke timnas Inggris. Gelandang berusia 21 tahun itu dipercaya Gareth Southgate untuk mengisi slot Marcus Rashford yang diparkir sementara.

Akhir pekan lalu, ketika gelandang Arsenal itu mencetak gol ke gawang Watford pada menit ke-11 babak kedua, ia tercatat menjadi pemain keempat yang berusia 21 tahun ke bawah yang sumbangkan gol untuk The Gunners dalam tiga laga Liga Primer Inggris beruntun.

Sebelumnya? Ada Nicolas Anelka, Jose Antonio Reyes, dan Cesc Fabregas.

Itu hanya bab terakhir dalam cerita [yang makin] mengesankan yang ditulis Smith Rowe untuk dirinya sendiri musim ini.

Dalam tiga pertandingan liga terakhirnya, Smith Rowe telah mencetak gol melawan Aston Villa, Leicester City, dan Watford. Arsenal meraup poin maksimal sembilan dari ketiga pertandingan tersebut.

Kemenangan terbaru melawan The Hornets dengan skor 1-0 mengatrol mereka ke urutan kelima klasifika atau hanya terpaut enam poin dari sang pemuncak, Chelsea.

Pasukan Mikel Arteta sekaligus memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan di lintas, dan Smith Rowe berada di jantung tren positif itu.

Lebih spesial lagi, kontribusi terakhirnya dalam memenangkan pertandingan berujung pemanggilan ke skuat Inggris.

"Emile, Conor Gallagher, dan Marc Guehi semuanya bermain sangat baik dengan klub mereka, tapi kami memiliki kedalaman," ucap Southgate.

“Saya pikir para pemain yang saya sebutkan berada di jalur yang sangat bagus, kami menyukai mereka,” tambahnya.

Beberapa orang mungkin melihat komentar tersebut dan menganggapnya bijaksana, tapi mereka mengejek sikap lama Southgate bahwa ia memilih pemain murni berdasarkan performa saat ini. Smith Rowe kini mempersiapkan hubungan pertamanya dengan skuad senior sejak menjadi bintang di tim U-21.

Southgate mungkin memiliki banyak penyerang muda berbakat, tetapi tidak satu pun dari mereka yang memiliki performa sebagus pemain muda No.10 Arsenal.

Sejak awal September, tidak ada pemain Inggris yang terlibat langsung dalam gol Liga Primer sebanyak Smith Rowe, yang memiliki enam, empat gol dan dua assist.

“Gareth membuat panggilan. Dia mengenal Emile dengan sangat baik,” kata Arteta ketika ditanya tentang keputusan Southgate untuk Smith Rowe.

Bahkan ada argumen bahwa pada performa saat ini, Smith Rowe bahkan harus berada di depan rekan setimnya dan sesama lulusan akademi Arsenal, Bukayo Saka.

Emile Smith Rowe

Hal utama bagi Arteta adalah bahwa Smith Rowe terus tampil untuk Arsenal.

Dia melangkah tepat ketika timnya membutuhkannya untuk mematahkan perlawanan Watford dan memastikan kemenangan keenam dalam delapan Liga Primer untuk The Gunners.

Sejak mereka dikalahkan 5-0 dari Manchester City pada akhir Agustus, Arsenal telah mengambil 20 poin dari kemungkinan 24 angka.

Mereka telah mencetak 13 gol dalam periode itu dan hanya kebobolan empat, dengan nirbobol kelima dalam delapan pertandingan terakhir.

Sebuah tim yang berada di posisi terbawah Liga Primer dua bulan lalu, sekarang hanya terpaut dua poin dari zona Liga Champions.

Arsenal akan bermarkas ke Liverpool setelah jeda internasional dengan keyakinan bahwa mereka memiliki peluang bagus untuk mendapatkan sesuatu dari perjalanan mereka ke Anfield. Kemenangan akan membuat mereka melompati kubu Merseyside di klasemen.

Ini akan menjadi pertandingan yang akan memberi kita indikator bagus tentang di mana tepatnya penampilan baru Arsenal di bawah Arteta.

Emile Smith Rowe

Arsenal tidak dalam performa terbaik mereka pada akhir pekan lalu, tapi mereka menemukan cara untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuatu yang mungkin tidak dilakukan beberapa bulan yang lalu.

Ben White—pemain yang diabaikan Southgate—sangat penting di belakang, di samping Gabriel yang sama mengesankannya.

White memiliki lebih banyak sentuhan (101) daripada pemain Arsenal lainnya dan membuat lebih banyak operan (81). Dia juga membuat halauan terbanyak (6), blok (3), dan intersepsi (2).

Itu adalah penampilan yang lengkap dari pemain berusia 24 tahun, yang terlihat seperti rekrutan yang lebih baik pekan ke pekan.

Southgate mungkin terus mengabaikannya, tapi itu tidak akan menjadi masalah bagi Arteta—yang akan dapat menghabiskan dua pekan berikutnya untuk mengembangkan kemitraan White dan Gabriel di London Colney.

Seiring dengan performa apik Aaron Ramsdale, dua bek tengah itu telah menjadi batu yang membangun kebangkitan Arsenal selama dua bulan terakhir.

Arsenal terlihat seperti tim yang tepat, White dan Smith Rowe mereka adalah dua bintang muda Inggris yang tengah bermain di puncak permainan mereka. The Gunners mungkin akan jadi penyumbang pemain terbanyak ke skuat Si Tiga Singa pada Piala Dunia mendatang.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0